BJB NOVEMBER 2025

Banjir Rendam 3 Lokasi di Pamulang

Banjir Rendam 3 Lokasi di Pamulang

Banjir di perumahan Reni Jaya, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang.-BPBD Tangsel For Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Hujan yang terjadi sejak Minggu, 11 Januari 2026 hingga Senin, 12 Januari 2026 pagi menyebabkan sejumlah wilayah Kota Tangsel mengalami banjir. Setidaknya ada tiga lokasi terjadi banjir meskipun setinggian air hanya sekitar 30 cm.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Essa Nugraha mengatakan, diwilayahnya terdapat tiga lokasi yang dilaporkan terjadi banjir. ”Ada 3 lokasi ini semuanya berada di Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang,” ujarnya, Senin, 12 Januari 2026.

Essa menambahkan, lokasi pertama banjir terjadi di Blok F RW 13 Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang dengan ketinggian air sekitar 10-30 cm. Sebanyak 90 kepala keluarga terdapak banjir tersebut. 

Penyebab banjir adalah intensitas hujan tinggi sehingga air kali meluap ke jalan dan permukiman warga.

Lokasi kedua adalah Perumahan Lembah Pinus RW 24 Kelurahan Pamulang Barat dengan ketinggian air sekita 10-25 cm. Ada sekitar 80 KK yang terdampak.

”Penyebab banjir adalah intensitas hujan yang cukup lama dan kurang baiknya saluran drainase got di pemukiman warga,” tambahnya.

Lokasi ketiga berada di Jalan Akasia Raya dan Jalan Flamboyan RW 17 Perumahan Reni Jaya, Kelurahan Pamulang Barat dengan ketinggian air sekitar 10-25 cm. Ada sekitar 40 KK yang terdampak dan penyebab banjir adalah intensitas hujan sehingga air menggenangi akses jalan warga.

”Upaya yang kita lakukan adalah memonitoring dan menyiagakan personel. Alhamdulliah Senin, 12 Januari 2026 siang air berangsur surut,” jelasnya.

Essa mengaku, selain banjir di wilayahnya juga terjadi 2 kasus pohon tumbang. Pertama terjadi di Jalan Raya Tandon Ciater, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong. Pohon tumbang tersebut terjadi Senin, 12 Januari 2026 sekitar pukul 06.54 WIB.

”Penyebab pohon tumbang ini adalah hujan deras disertai angin kencang serta batang pohon yang sudah tua. Dampak kejadian tertutupnya akses Jalan Tandon Ciater Raya. Upaya yang kita lakukan adalah mengevakuasi pohon yang menutup akses jalan,” terangnya.

Pohon kedua yang rumbang berada di Jalan Raya RE Marthadinata, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat. Pohon jenis angsana tersebut tumbang akibat hujan dengan intensitas deras dan angin kencang.

”Dampak pohon tumbang ini adalah terjadinya kemacetan arus lalu lintas,” tutupnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan ringan masih akan mendominasi hampir seluruh wilayah Provinsi Banten sepanjang sepekan ke depan, mulai Senin, 12 Januari 2026 hingga akhir pekan mendatang.

Berdasarkan laman resmi BMKG, sejumlah daerah seperti Kabupaten Pandeglang, Lebak, Kota Tangerang, Serang, hingga Kota Tangsel diprediksi mengalami hujan ringan secara merata. Dengan suhu berkisar antara 21 sampai 29 derajat celsius dan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. (bud)

Sumber: