BJB

Andra Pilar Lepas Gowes Merdeka ICF Tangsel

Andra Pilar Lepas Gowes Merdeka ICF Tangsel

Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Ketua ICF Tangsel Saidun foto bersama peserta Gowes Kemerdekaan di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Minggu (23/8). -Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres-

Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar. Saidun menyebut sekitar 3.600 pesepeda telah melakukan pendaftaran melalui tautan yang dibuka ICF di masing-masing kecamatan.

Jumlah tersebut belum termasuk peserta yang datang langsung ke lokasi. Peserta juga tidak hanya berasal dari Tangsel, tetapi turut datang dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Serang hingga Rangkasbitung.

“Karena persahabatannya, ada yang dari Mauk, Kabupaten Tangerang, ikut juga. Bahkan ada juga tadi yang dari Serang, ada yang dari Rangkasbitung. Mereka ikut berpartisipasi karena merasa ini Provinsi Banten dan kita punya teman di sana,” tuturnya.

Para peserta menempuh rute sekitar 10 kilometer. Dari Puspemkot Tangsel, rombongan bergerak menuju Taman Kesehatan BSD yang menjadi titik akhir kegiatan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Saidun melihat Gowes Merdeka sebagai momentum memperkuat posisi Tangsel sebagai kota yang ramah bagi pesepeda. Karena itu, ICF terus membangun komunikasi dengan komunitas, klub hingga pengembang kawasan.

Ia menyebut, dukungan dari pengembang seperti BSD dan Bintaro dibutuhkan untuk membuka ruang latihan bagi para pesepeda, terutama atlet yang sedang menjalani pembinaan.

“Alhamdulillah, Bintaro welcome, BSD welcome. Kita berharap Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota ke depan bisa support,” ujarnya.

Saidun juga mendorong budaya bersepeda masuk ke lingkungan Pemkot Tangsel. Salah satu gagasan yang diharapkan dapat diwujudkan adalah menyediakan satu hari dalam sepekan bagi pegawai untuk menggunakan sepeda menuju kantor.

Menurutnya, langkah tersebut bukan hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

“Harapannya kita bisa menjadi contoh dan menyosialisasikan kepada masyarakat budaya hidup sehat, main sepeda,” katanya.

Saidun menilai potensi olahraga sepeda di Tangsel sangat besar. Selain komunitas yang terus tumbuh, sepeda juga menjadi salah satu olahraga yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak orang tua untuk mendukung anak-anak yang memiliki minat terhadap olahraga sepeda. Hobi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi dan melahirkan atlet-atlet baru yang bisa mengharumkan nama Tangsel.

“Buat anak-anak yang di usia dini, ayo support atau dorong mereka yang hobi dengan sepeda. Teruskan bersepeda agar kami bisa melihat dan melakukan pembinaan kepada masyarakat yang memang memiliki potensi sebagai atlet, kita jadikan atlet Tangerang Selatan ke depannya,” pungkasnya. (mol/esa)

Sumber: