BJB FEBRUARI 2026

Ratusan Balita di Pasar Kemis Terjangkit ISPA

Ratusan Balita di Pasar Kemis Terjangkit ISPA

PUSKESMAS: Warga berobat di puskesmas karena terpapar kualitas udara yang buruk.(Dok Dinkes)--

TANGERANGEKSPRES.ID, PASAR KEMIS — Buruknya kualitas udara di Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang berdampak pada kesehatan balita dan anak-anak. Faktanya, ratusan balita hingga anak-anak terjangkit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sejak Januari hingga April.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pasarkemis Kabu­paten Tangerang dr. Lidia Arita mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan balita dan anak-anak terjangkit ISPA. Yakni, polusi udara, pembakaran limbah, asap pabrik dan asap rokok. 

”Paling banyak usia balita. Penyebabnya bisa dari polusi, limbah, pabrik, asap rokok hingga infeksi,” katanya, Minggu 17 Mei 2026.

Data dari puskesmas sendiri menunjukkan kasus ISPA yang diderita balita paling banyak sejak Januari. Rentang jumlahnya berada di angka 221 kasus hingga 208 kasus pada April lalu. Tertinggi pada Februari yang mencapai 254 pasien balita. 

Usia anak-anak pun terjangkit ISPA terhitung tinggi. Pada Januari hingga April ada di angka 121 pasien hingga 108 pasien. Tertinggi ada di Maret dan April yang masing-masing sebanyak 135 kasus. 

Sebagai pencegahan, Lidia menyebutkan, ada dua langkah yang dilakukan yakni pengobatan bagi penderita dan edukasi kepada warga. Titik beratnya diantaranya apa itu ISPA, gejala, penyebab hingga antisipasi penyakit infeksi saluran perna­pasan.

”Untuk lingkungan dan pencegahan tak lepas dari kerjasama dengan lintas sektor baik kecamatan, kelurahan, pemerintah desa, sekolah dan Dinkes serta dinas lainnya. Jangan lupa pakai masker, hindari keluar rumah yang tidak perlu, mari jaga lingkugan bersih sehat dan makan bergizi. Itu penyuluhan kami kepada masyarakat,” jelasnya.(sep)

Sumber: