BJB NOVEMBER 2025

Arus Balik Nataru, Ribuan Orang Padati Soetta

Arus Balik Nataru, Ribuan Orang Padati Soetta

Bandara Soekarno-Hatta kembali dipadati penumpang transportasi udara pada arus balik liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Ribuan pe­num­pang transportasi udara memadati terminal bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada puncak arus balik perayaan Natal dan libur tahun baru (Nataru) 2026.

Fase krusial arus balik dipre­diksi pada pekan pertama awal Januari 2026. 

Di tengah lonjakan perge­rakan itu, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan penuh di 37 bandara yang dikelolanya, sa­lah satunya Bandara Soe­karno-Hatta. Dari 37 Bandara hingga kini tercatat ratusan ribu pengguna transportasi udara pada momen liburan Natal dan Tahun Baru (Na­taru).

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pah­levi, mengatakan, dengan ber­akhirnya liburan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 penumpang pesawat me­madati Bandara Soekarno-Hatta pada puncak arus balik.

”Setelah arus keberangkatan dinilai berjalan relatif lancar dan terkendali, kini kami fokus diarahkan pada arus balik yang berlangsung sejak 1 hing­ga 5 Januari 2026,” kata Pahlevi dalam keterangannya, Senin, 5 Januari 2026.

Dia menjelaskan, kepadatan penumpang transportasi uda­ra pada arus balik terjadi sejak dua hari kemarin yakni 3-4 Januari 2026. Tercatat seba­nyak 520 ribu penumpang di Bandara soekarno-Hatta.

”Bukan hanya disini (Ban­dara Soekarno-Hatta, tapi se­lu­ruh bandara telah mela­kukan persiapan menyeluruh untuk memastikan arus balik berjalan aman, selamat, dan nyaman bagi penumpang,” ungkap Pahlevi.

“Persiapan kami fokus pada empat aspek utama, yakni security, safety, service, dan compliance atau 3S+1C. Ke­empatnya menjadi fondasi dalam mendukung kelancaran operasional bandara, baik di area keberangkatan maupun kedatangan,” paparnya.

Dia menyampaikan, pada area keberangkatan, perhatian utama diarahkan pada kelan­caran akses kendaraan menuju terminal, proses check in, ser­ta pemeriksaan keamanan penumpang. Sedangkan pada area kedatangan, kesiapan meliputi penempatan parkir pesawat, pengaturan gate, penanganan bagasi oleh ope­rator ground handling, hingga ketersediaan moda trans­portasi publik. 

Dikatakannya, pihaknya ingin memastikan setelah men­darat para penumpang dapat melalui seluruh proses kedatangan dengan lancar, mulai dari turun pesawat, pe­ngambilan bagasi hingga melanjutkan perjalanan keluar bandara.

”Kami memperkuat penga­manan secara berlapis dan mengoptimalkan pelayanan dengan menyiagakan dengan mengerahkan  petugas,” ujarnya.

Dia menyebut, para petugas tersebut ditempatkan di selu­ruh titik layanan, termasuk customer service mobile di bandara-bandara tersibuk. 

“Kami menyiagakan puluhan ribu personel agar setiap touch point pelayanan berjalan efi­sien. Petugas customer service mobile juga disiapkan untuk proaktif membantu penum­pang, khususnya di masa padat seperti libur Nataru,” kata Pahlevi.

Dia menambahkan, sejum­lah bandara tercatat menjadi simpul terpadat selama libur akhir tahun 2025 hingga me­masuki tahun 2026. 

Sumber: