BJB FEBRUARI 2026

Disdik Kabupaten Tangerang Dukung Program Polisi Peduli Sekolah

Disdik Kabupaten Tangerang Dukung Program Polisi Peduli Sekolah

POLISI PEDULI SEKOLAH: Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan tokoh agama dukung penuh program Polisi Peduli Sekolah Polda Banten. Langkah nyata cegah bullying, narkoba dan tawuran demi sekolah yang aman. (Satuan Binmas Polresta Tangerang for Tangerang --

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Dinas Pen­di­dikan Kabupaten Tangerang bersama tokoh agama menyatakan dukungan penuh terhadap pro­gram Polisi Peduli Sekolah yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Banten. Program ini dinilai sebagai solusi konkret dalam men­ciptakan lingkungan sekolah yang aman serta menekan angka kenakalan remaja.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Agus Su­priyatna mengungkapkan, keha­diran polisi di sekolah bukan sekadar fungsi pengawasan, me­lainkan bentuk kepedulian yang humanis untuk membangun ka­rakter siswa.

Menurut Agus, program ini sa­ngat relevan dengan tantangan generasi saat ini, terutama dalam menghadapi isu kekerasan, ta­wuran, hingga praktik perun­dung­an (bullying).

”Dinas Pendidikan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepa­da jajaran Polda Banten. Program ini adalah langkah nyata yang tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kesadaran hu­kum bagi anak didik kami,” ujar Agus dalam keterangannya, Ming­gu (3/5).

Ia juga menambahkan, langkah ini sejalan dengan Peraturan Men­teri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026, tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.

”Ketika guru mengajar dengan ilmu, maka kehadiran kepolisian memperkuat dengan keteladanan disiplin. Ini adalah sinergi yang menjadi kebutuhan nyata,” te­gasnya.

Senada dengan pemerintah, du­kungan juga datang dari ka­langan pesantren. Pengasuh Pe­santren Technopreneur As Shofa Rajeg Gus Nur Rohman menyata­kan kebanggaannya atas program Polisi Peduli Sekolah Polda Ban­ten.

Ia menyoroti maraknya ancaman eksternal yang saat ini menghantui para pelajar, mulai dari bahaya narkoba hingga fenomena geng motor yang meresahkan ma­sya­rakat.

”Kita harus dukung sepenuhnya Pak Kapolda beserta jajaran. Hari ini bullying, narkoba, dan geng motor sudah sangat merusak ge­n­erasi kita. Program Polisi Peduli Sekolah akan memberikan kon­tribusi nyata bagi masa depan agama, nusa dan bangsa,” tutur Nur Rohman.

Melalui kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua dan kepolisian, diharapkan program ini dapat menekan angka tawuran dan pe­­rilaku menyimpang secara pre­ventif.

Lalu, menciptakan pelajar yang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga taat hukum dan dapat menjangkau seluruh satuan pen­didikan di wilayah Banten secara merata.

Dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, program Polisi Peduli Sekolah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun per­adaban pendidikan yang bermar­tabat dan berorientasi pada masa depan bangsa.(zky)

Sumber: