BJB FEBRUARI 2026

Milad Granada ke-43 Gelar Education Fair ke-10

Milad Granada ke-43 Gelar Education Fair ke-10

Seminar parenting di halaman SIT Granada berlangsung meriah dipadati peserta seminar.(Devi/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Mempe­ringati Milad ke-43, Granada menggelar Granada Edu­cation Fair (GEF) ke-10. Rangkaian Milad Granada ini telah dimulai sejak dua pekan sebelumnya dengan berbagai lomba internal antar siswa hingga pegawai (para guru) seperti lomba futsal, tenis meja dan lain-lain.

Memasuki pekan puncak, GEF menghadirkan 16 jenis perlombaan yang diikuti oleh 1.313 peserta dari ber­bagai sekolah se-Kota Ta­ngerang. Selain lomba, acara ini juga diramaikan dengan bazar dan pameran pendi­dikan. Acara pem­bu­kaan Gra­nada Education Fair dihadiri Wali Kota Tange­rang yang diwakili oleh Ca­mat Kecamatan Karawaci. Keha­diran unsur pemerintah ter­sebut menjadi bentuk du­­kungan terhadap dunia pendidikan dan kegiatan positif yang digagas oleh Gra­­nada.

Ketua pelaksana GEF Toton Subandi menjelaskan, pa­meran pendidikan yang me­nampilkan berbagai hasil karya siswa melalui pembe­lajaran berbasis proyek dan produk. Pameran ini disaji­kan secara digital dan ma­nual, sebagai bentuk nyata proses pembelajaran yang diterapkan di lingkungan sekolah. Melalui pembe­lajaran ber­basis proyek, siswa didorong untuk meng­ha­silkan karya kreatif yang memiliki nilai guna. Salah satunya adalah pengolahan sampah daur ulang menjadi produk ber­nilai ekonomi. Bahan-bahan yang sebelum­nya dianggap tidak terpakai berhasil di­kreasikan oleh siswa menjadi produk yang bahkan mampu meng­ha­silkan rupiah.

Puncak acara  GEF adalah seminar parenting yang meng­hadirkan narasumber ustadzah Hj. Lulu Susanti. Seminar ini mendapat antu­siasme tinggi dari orang tua siswa dan masyarakat. Me­lalui seminar ini, Granada juga menegaskan tentang pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua se­bagai mitra strategis dalam proses pendidikan. ”Meng­usung tagline “Gra­nada Ber­prestasi dan Juara”, kami ber­komitmen untuk men­cetak generasi yang tidak hanya unggul secara aka­de­mik, tetapi juga berprestasi secara spiritual. Hal ini seja­lan dengan visi misi Granada dalam mem­bentuk Generasi Qurani, soleh cerdas, dan krea­tif,” ujar Ketua Yayasan Granada Mohamad Ismail Musa.

Yayasan Granada menaungi jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga pondok modern. Hal ini se­bagai kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul untuk masa depan.

Sekolah Granada yang ber­ada di bawah naungan Ya­yasan Granada Al-Hikmah. berdiri pada tahun 1983, hingga kini terus menunjuk­kan konsistensinya dalam dunia pendidikan dengan mengembangkan berbagai unit pendidikan dari tingkat usia dini hingga menengah atas.(dev)

Sumber: