BJB

Disparpora Ajak Pemuda Bergerak

Disparpora Ajak Pemuda Bergerak

Kepala Disparpora Kota Serang Ahamd Nuri saat diwawancarai wartawan di kantornya, belum lama ini. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

SERANG — Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang menyiapkan apel kebangsaan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Kegiatan ini akan melibatkan organisasi kepemudaan (OKP), aktivis mahasiswa, hingga tokoh pemuda dari berbagai kampung di Kota Serang.

Kepala Disparpora Kota Se­rang Ahmad Nuri menga­takan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mem­per­kuat persatuan dan men­dorong peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah. Pelibatan pemuda kampung juga bertujuan memperluas ruang partisipasi bagi generasi muda di luar organisasi formal.

Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dengan kegiatan sere­monial. Pemuda perlu terlibat dalam kegiatan nyata, mulai dari menyampaikan aspirasi hingga mengembangkan po­tensi di lingkungan masing-masing.

“Pemerintah daerah perlu membuka ruang dialog agar pemuda dari berbagai latar belakang dapat menyam­paikan aspirasi, mengiden­tifi­kasi persoalan di ling­ku­ngannya, dan terlibat dalam merumuskan solusi,” ujar Nuri, Kamis (15/10).

Tokoh pemuda Provinsi Ban­ten, Odih Hasan, me­nyam­but positif rencana tersebut. Ia me­nilai, pelibatan pemuda kampung dapat memper­te­mukan berbagai komunitas sekaligus memperkuat per­satuan generasi muda di Kota Serang.

“Saya menilai gagasan Pak Kadis Ahmad Nuri sangat bri­lian. Beliau tidak hanya melihat Hari Sumpah Pemuda sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk menyatukan kembali energi, gagasan, dan gerakan pemuda Kota Serang,” kata Odih.

Ia berharap, kegiatan ter­se­but tidak berhenti pada pe­laksanaan apel, tetapi dilan­jutkan dengan program kola­boratif yang memberikan man­faat bagi masyarakat. Pe­muda, kata dia, dapat ber­kontribusi melalui kegiatan sosial, pengembangan eko­nomi kreatif, olahraga, serta pelestarian budaya lokal.

Odih menambahkan, per­bedaan latar belakang, orga­nisasi, suku, dan agama tidak boleh menjadi penghalang bagi pemuda untuk bekerja sama membangun daerah. Karena itu, pemerintah diha­rapkan terus membuka ruang komunikasi agar potensi ge­nerasi muda dapat berkem­bang dan berkontribusi bagi Kota Serang. (ald)

Sumber: