24 Ribu Siswa Dapat Seragam Gratis
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat penyerahan secara simbolis seragam gratis di SMPN 10 Kota Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kamis (8/10). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menyalurkan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP. Program tersebut menyasar sekitar 24 ribu siswa di Kota Serang.
Penyerahan secara simbolis dilakukan di SMPN 10 Kota Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kamis (8/10).
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, program tersebut ditujukan untuk membantu meringankan biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua.
“Ketika ada seragam gratis ini semoga bisa meringankan beban biaya dan memberikan motivasi kepada orang tua, terutama mau menyekolahkan anaknya,” kata Budi.
Menurutnya, program seragam gratis juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Serang menekan angka putus sekolah. Program tersebut merupakan janji politik yang telah dimasukkan dalam RPJMD Kota Serang. “Ini bagian daripada janji politik saya. Dalam RPJMD,” ujarnya.
Budi menegaskan, seragam diberikan kepada seluruh siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP tanpa membedakan kondisi ekonomi keluarga. “Semua untuk masyarakat. Semua rata,” tegasnya.
Ia berharap jenis seragam yang diberikan dapat ditambah pada tahun berikutnya.
Salah satunya seragam Pramuka.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, program tersebut menjadi salah satu prioritas dalam kerangka Kota Serang Cerdas yang tercantum dalam RPJMD.
Nuri menyebut penerima program tersebar di sekitar 248 sekolah SD dan SMP. Untuk tingkat SMP terdapat sekitar 8.000 penerima, sedangkan siswa SD mencapai lebih dari 13.000 orang.
Ia menjelaskan, pembagian seragam dilakukan setelah proses pendataan dan pengukuran siswa. Langkah tersebut dilakukan agar ukuran seragam sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
“Ukuran itu harus sesuai. Nanti kita ukur sembarangan malah tidak manfaat,” ujarnya.
Menurut Nuri, pengukuran dilakukan di sekolah sebelum seragam diproduksi. Data penerima juga disesuaikan dengan pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Program tahun ini baru mencakup satu jenis seragam. Pemkot Serang membuka peluang menambah jenis seragam pada tahun berikutnya. (ald)
Sumber:
