Bapenda Masifkan Pelayanan Jemput Bola
Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Lalu Farhan Nugraha. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang, terus berupaya meningkatkan pendapatan pajak daerah, khususnya di triwulan kedua ini supaya dapat terealisasi target yang telah ditetapkan.
Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan cara, memasifkan layanan jemput bola dengan mendatangi para wajib pajak, terutama untuk pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan sinergitas dengan Pemprov Banten, untuk dapat memaksimalkan layanan jemput bola ke para wajib pajak.
Wajib pajaknya khususnya pada PKB yang dapat menyasar ke kantor-kantor, sekolah, hingga ke tempat keramaian lainnya, untuk optimalisasi pendapatan pajak daerah di triwulan kedua.
"Layanan jemput bola dengan mendatangi para wajib pajak terus kita masifkan, khususnya untuk PKB yang menyasar ke kantor-kantor, sekolah dan tempat keramaian lainnya. Supaya pendapatan pajak daerah di triwulan kedua bisa optimal," katanya, Minggu (7/6).
Farhan mengatakan, pada tahun lalu realisasi untuk triwulan kedua cukup maksimal, lantaran adanya program penghapusan denda pajak dari Pemprov Banten.
Sedangkan tahun ini program tersebut sudah tidak ada, yang tentunya berpengaruh terhadap pendapatan PKB maka kita terus optimalkan agar tercapai.
"Program penghapusan denda pajak dari Pemprov Banten tahun ini sudah tidak ada, berpengaruh pada pendapatan PKB. Karena paling tinggi itu dari pendapatan opsen nya pada saat pelaksanaan program penghapusan denda pajak," ujarnya.
Dikatakan Farhan, ada berbagai macam program jemput bola yang sedang dilaksanakan Bapenda Kabupaten Serang, mulai dari Moling atau mobil keliling, warung BPHTB, hingga program Sanjung atau sasar dan berkunjung ke para wajib pajak.
Program ini tidak hanya melulu soal melakukan penagihan, melainkan disebari mensosialisasikan ke para wajib pajak agar patuh dalam membayar pajaknya.
"Kita door to door langsung datang ke masyarakat baik melakukan penagihan, maupun sosialisasi ke para wajib pajak. Hal itu dilakukan, supaya dapat meningkatkan kepatuhan bagi wajib pajak, dalam membayarkan pajaknya," ucapnya. (agm)
Sumber:


