Puncak Arus Balik di Prediksi Akhir Pekan
ARUS BALIK: Penumpang arus balik mulai berdatangan di terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Diprediksi, pucaknya akan terjadi akhir pekan.(Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres)--
Alwien Athena mengimbau seluruh masyarakat yang baru tiba, baik dari kampung halaman maupun lokasi wisata, untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi fisik. Pihak terminal telah menyiapkan Posko Terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh para penumpang untuk beristirahat atau mendapatkan layanan kesehatan ringan.”Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk terus menjaga keamanan dan kesehatannya selama perjalanan dengan memanfaatkan posko terpadu yang telah disediakan di sejumlah titik lokasi, termasuk di Terminal Poris Plawad ini,” pungkasnya.
Salah satu penumpang Bus AKAP, Sumiati (47) yang baru tiba dari kampung halamannya di Madiun, Jawa Timur. Dia bersama seorang rekannya akan kembali ke kosannya di bilangan Kecamatan Jatiuwung.
Sumiati akan mulai masuk kerja di salah satu perusahaan industri di bilangan Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, pada 30 Maret nanti.”Habis pulang kampung ke Madiun, kita mulai aktif kerja nanti 30 Maret,” kata Sumiati singkat.
Terpisah, di Kota Serang, pergerakan kendaraan arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan sejak Kamis, (26/3). Beberapa kendaraan terlihat di sejumlah ruas utama, meski secara umum kondisi lalu lintas masih terbilang terkendali.
Dari hasil pemantauan Tangerang Ekspres di lapangan, lonjakan volume kendaraan tampak di jalur-jalur strategis seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jendral Sudirman, hingga beberapa ruas jalan protokol dalam kota. Sepeda motor dan mobil pribadi mendominasi arus kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta dan sekitarnya. Kepadatan juga sempat terjadi di titik-titik persimpangan, terutama di kawasan Pakupatan yang menjadi jalur penghubung Serang–Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, Dul Barid, menyampaikan bahwa situasi arus balik sejauh ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan belum berimbas pada kemacetan signifikan.“Pergerakan kendaraan memang mulai meningkat, tapi masih bisa diurai dengan baik. Belum ada titik yang mengalami kemacetan serius,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya pengendalian lalu lintas dilakukan melalui kerja sama lintas instansi. Personel Dishub dikerahkan bersama aparat TNI dan kepolisian untuk melakukan pengaturan di sejumlah titik rawan kepadatan. Sekitar 30 petugas disiagakan dan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis mengikuti koordinasi dengan Satlantas Polres Serang Kota. Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan di antaranya kawasan Rest Area 68, Pakupatan, Alun-alun Kota Serang, serta simpang Titan Arum.
Lebih lanjut, Dul Barid memperkirakan lonjakan tertinggi arus balik akan terjadi pada akhir pekan mendatang, tepatnya pada H+3 hingga H+4 Lebaran. Hal ini seiring dengan dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan berakhirnya masa libur sekolah.“Biasanya puncaknya terjadi saat ASN mulai masuk kerja dan anak sekolah bersiap kembali belajar. Itu yang kami antisipasi,” jelasnya.
Pemerintah daerah pun mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati di perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga kelancaran arus balik di wilayah Kota Serang.
Salah satu pemudik, Rafli, mengaku sengaja memilih kembali lebih awal untuk menghindari potensi kepadatan saat puncak arus balik. Ia bersama keluarganya memulai perjalanan sejak pagi agar bisa tiba lebih cepat di tujuan.“Supaya nggak terjebak macet saat puncak nanti. Biasanya kalau sudah mendekati hari terakhir libur, arus kendaraan jauh lebih padat,” ujarnya.
Ia menilai kondisi lalu lintas saat ini masih relatif nyaman dilalui, meski volume kendaraan mulai meningkat di beberapa titik. Menurutnya, strategi pulang lebih cepat cukup efektif untuk menghindari antrean panjang di jalur utama. “Kalau nunggu beberapa hari lagi, pasti lebih padat. Jadi lebih baik berangkat sekarang biar perjalanan lebih tenang,” tambahnya.(zis-ald)
Sumber:

