diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Seleksi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat Diperketat

Seleksi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat Diperketat

Siswa Sekolah Rakyat di Rangkasbitung mengikuti kegaitan yang di gelar di Gedung BPMP, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, Peme­rintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menerapkan seleksi peserta didik Program Sekolah Rakyat dengan ketat. Sehingga, calon siswa wajib melalui ta­hap­an asesmen berlapis hingga mendapatkan persetujuan kepala daerah sebelum ditetap­kan sebagai peserta didik.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabu­paten Lebak, Lela Gifty menga­takan, untuk peserta didik tahun ajaran baru 2026/2027, target peserta didik 200 orang yang menyasar anak-anak dari keluar­ga tidak mampu yang masuk pada Desil 1 dan 2 dengan kate­gori miskin ekstrem dan rentan miskin.

"Proses penjaringan siswa dilakukan secara bertahap dan tidak bisa dilakukan tanpa ve­rifikasi menyeluruh. Sekolah Rakyat tahun ajaran 2025/2026 berjalan baik, mulai jenjang SD, SMP dan SMA," kata Lela kepada wartawan di Rangkas­bitung, Rabu (4/3). 

Menurut Lela, kuota 200 peser­ta didik tahun ajaran baru nanti terdiri dari 25 siswa jenjang SD, 75 siswa SMP dan 100 siswa SMA. Mereka akan menempati gedung baru yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Panggarangan.

"Iya, tahun ajaran baru siswa Sekolah Rakyat akan menem­pati gedung baru yang diba­ngun Kementerian PUPR yang sudah dilengkapi sarana/pra­sarana, mulai dari gedung asrama, ruang belajar, ruang dapur, lapangan sepak bola, kesenian dan lainnya," ujarnya. 

Kata dia, pemerintah daerah melibatkan tim tenaga pen­damping sosial, khususnya Tim Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam penjaringan calon siswa.

"Semua calon siswa Sekolah Rakyat sebanyak 200 orang itu dari hasil asesmen yang di­ajukan ke Bupati untuk diter­bitkan SK peserta didik dari keluarga Desil 1 dan 2," paparnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Rakyat SMA Lebak, Candra Lestianta Budiharja mengaku, peserta didiknya mengikuti proses pembelajaran dengan fokus, baik di ruang kelas mau­pun di asrama. 

"Program Sekolah Rakyat ini bertujuan mencetak anak-anak dari keluarga miskin agar memiliki kompetensi, kete­rampilan, serta menjadi sumber daya manusia unggul," ucap­nya. (fad)

Sumber: