diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Marak Pedagang Daring, Retribusi Pasar Tak Tercapai

Marak Pedagang Daring, Retribusi Pasar Tak Tercapai

Kepala Dis­koum­perindag Kabupaten Serang Adang Rahmat saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Maraknya pe­da­gang dalam jaringan (daring) membuat pene­rimaan retribusi pasar di Kabupaten Serang bebe­rapa tahun terakhir ini tak terca­pai. Oleh karena itu, Dinas Koperasi UMKM Per­indus­trian dan Per­da­gangan (Dis­koum­perindag) Kabu­paten Serang kini melakukan beberapa upaya supaya penerimaan ret­ribusi pasar tersebut bisa naik. 

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan, pene­rimaan retribusi pasar ma­sih menjadi pekerjaan rumah yang harus disele­saikan, karena dalam bebe­rapa tahun terakhir target­nya kerap tidak tercapai.

Menurutnya, ada bebe­rapa faktor yang membuat penerimaan retribusi pasar tak tercapai, salah satunya maraknya pedagang online (daring). Warga banyak yang tidak perlu belanja langsung ke pasar.

"Makanya kita lagi ber­upaya nih supaya bisa naik lagi penerimaan retribusi pasar ini, semoga saja di tahun ini targetnya bisa tercapai," katanya, Selasa (3/3). 

Adang mengatakan, aki­bat banyaknya yang ber­jualan secara daring mem­buat banyak pedagang yang di pasar memutuskan un­tuk tidak lagi berjualan, beralih juga ke daring.

Meski begitu untuk kun­jungan pasar masih ada, namun tidak seramai da­hulu yang bahkan sampai pernah membludak.

"Sekarang mah pengen serba mudah, makanya ini kendala yang dialami pasar tradisional, bahkan peda­gangnya saja ada yang tidak berjualan dan ada juga yang memilih ikut berjualan online," ujarnya.

Dikatakan Adang, target retribusi pasar yang ada di Kabupaten Serang men­capai Rp1,4 miliar dan diupayakan akhir 2026 ini dapat tercapai.

Sehingga ia berharap para pedagang terus intensif untuk berjualan, agar ke­mu­dian pasar bisa kembali ramai dan retribusi bisa tercapai.

"Insya Allah bisa tercapai retribusi pasar di akhir ta­hun ini, meskipun tinggi targetnya, namun kita akan terus berupaya," ucapnya. 

Sementara itu, Manteri Pasar pada Diskoum­perin­dag Kabupaten Serang Mah­yar Sonjaya mengata­kan, untuk meningkatkan retribusi, pihaknya akan meningkatkan pelayanan di pasar dan memperbaiki sarana prasarananya. 

Menurut dia, kondisi saat ini memang berat bagi pe­dagang di pasar tradisional, karena masyarakat ke pasar hanya datang untuk mem­beli kebutuhan primer. Kebanyakan yang datang ke pasar adalah pedagang sayur keliling atau yang punya warung di kampung.

"Kalau yang rumah tangga sih hampir berkurang da­tang ke pasar, namun kita berusaha untuk lebih meningkatkan lagi, mudah-mudahan sesuai harapan bisa tercapai retribusi pasar," katanya. (agm)

Sumber: