10 Jabatan Eselon II Dirombak
MELANTIK: Gubernur Banten Andra Soni melantik 10 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Banten, di gedung negara, Kota Serang, Senin (26/1).(Syirojul Umam/Tangerang Ekspres)--
”Saya berharap seluruh pejabat pimpinan tinggi yang dilantik pada hari ini agar segera beradaptasi membangun kerjasama tim, sinergi, dan kolaborasi dalam mewujudkan visi misi dan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” katanya dalam sambutan.
Menurutnya, fokus utama Pemprov Banten yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagaimana yang menjadi tujuan pembentukan Provinsi Banten.
”Seluruh perangkat daerah agar fokus mempercepat penyelenggaraan berbagai program prioritas Pemprov Banten saat ini. Kedepankan inovasi dan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan dan anggaran dalam menjalankan program kegiatan pada masing-masing instansi seluruh,” ungkapnya.
Andra meminta seluruh kepada OPD agar membangun hubungan kerja konsultatif kolegial, dan fungsional di bawah koordinasi Sekda Banten.
Sementara itu, Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan menegaskan, pengisian jabatan eselon II menjadi prioritas utama sebelum dilanjutkan ke pengisian jabatan struktural lainnya, seperti eselon III dan IV yang masih kosong.
Pelantikan pejabat eselon Il ini, merupakan bagian dari upaya Pemprov Banten untuk menuntaskan pengisian jabatan strategis yang sempat kosong dan diisi oleh pelaksana tugas.”Untuk memperkuat struktur organisasi pemerintahan agar lebih efektif dalam menjalankan program pembangunan daerah,” ujar Deden.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Ai Dewi Suzana menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan tersebut dilakukan melalui mekanisme manajemen kepegawaian atau manajemen talenta yang objektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.”Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan melalui rotasi dan mutasi, penataan organisasi, serta pemetaan talenta. Prosesnya juga telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN,” katanya.(mam)
Sumber:

