Pengawasan Truk Tambang Belum Optimal
Pejabat Pemkab Serang bersama Aliansi Mahasiswa Serang Timur melakukan audiensi mengenai truk tambang yang marak melintas di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
"Warga Serang Timur hidup berdampingan dengan lokasi tambang, yang mayoritas terdampak oleh aktivitas truk tambang yang melintas diluar jam operasional. Sejauh ini, belum ada upaya yang tegas dari pemerintah daerah mengatasi masalah ini," katanya.
Diki mengatakan, ada sejumlah dampak yang dirasakan masyarakat mulai dari, intensitas debu yang tinggi dapat merusak pernafasan, sering terjadi lakalantas, jalan cepat rusak, dan kemacetan baik pagi hari maupun malam harinya.
"Kami melakukan audiensi ini untuk meminta ketegasan dari pemerintah daerah supaya bisa mengatasi permasalahan ini," ujarnya. (agm)
Sumber:

