JAKARTA-Simpang Susun Semanggi dalam waktu dekat sudah bisa dinikmati oleh pengguna jalan ibu kota. Selasa (25/4) malam, box girder terakhir resmi terpasangan. Box girder terakhir itu juga menyempurnakan bulatan simpang susun Semanggi yang disebut-sebut bakal jadi ikon baru Jakarta. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sebelum resmi beroperasi pada 17 Agustus mendatang, simpang susun Semanggi diuji terlebih dahulu. Pengujian dilakukan oleh Komite Keamanan Jembatan Panjang dan Terowongan Jalan (KKJTJ) untuk mendapatkan sertifikat kelayakan fungsinya. "Pengujian akan dilakukan terhadap beberapa kriteria di antaranya desain, kualitas beton, uji beban, singkatnya semua elemen kekuatan struktur akan dicek untuk menjamin keselamatan pengguna jalan," kata Basuki kemarin (26/4). Konstruksi jembatan sepanjang 1,8 kilometer itu dilakukan mulai April tahun lalu dan ditargetkan selesai Juli mendatang. Setelah pemasangan seluruh box girder selesai, jembatan masih harus melalui tahap finishing. Yakni pemasangan lampu penerangan, rambu, marka, parapet, dan pengaspalan. Proyek Pengembangan Simpang Susun Semanggi yang dibangun dengan biaya Rp 360 miliar itu diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan kontraktor PT Wijaya Karya. Simpang susun Semanggi itu dibangun untuk mengurangi kemacetan di kawasan terserbut. "Dengan adanya simpang susun Semanggi ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan sebesar 30 persen," kata Kepala Biro Konunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja. Simpang susun Semanggi terbagi menjadi dua jalur. Jalur 1 digunakan untuk kendaraan dari arah Grogol menuju Blok M sehingga tidak perlu lagi berbelok melewati kolong Jembatan Semanggi. Melainkan bisa langsung naik Simpang Susun yang mengarah ke Blok M. Jalur 2 digunakan untuk kendaraan dari arah Cawang menuju Thamrin sehingga tidak perlu lagi berbelok melewati kolong. Tetapi bisa langsung naik ke menuju Thamrin. Dengan jalur tersebut, nantinya tidak lagi terjadi pertemuan antara pengendara jalan dari Jalan Gatot Subroto dan dari Jalan Sudirman di kolong jembatan yang seringkali membuat lalu lintas tersendat. (jpg)
Simpang Susun Semanggi Kurangi 30% Kemacetan
Kamis 27-04-2017,06:37 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,22:17 WIB
40 Persen APBD untuk Infrastruktur, Wilayah Tangerang Utara Jadi Prioritas
Rabu 06-05-2026,18:30 WIB
Siswa SDN Larangan 4 Lebih Siap Hadapi US Dibandingkan TKA
Rabu 06-05-2026,22:20 WIB
PT SSE Tawarkan Teknologi Jepang, Sulap Sampah Banten Jadi Energi Uap Tanpa Sisa
Rabu 06-05-2026,18:33 WIB
Imbauan Dindik Kabupaten Tangerang untuk Seluruh Satuan Pendidikan, Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana
Rabu 06-05-2026,22:14 WIB
Porprov VII Banten di Kota Tangsel di Tengah Efisiensi, Cabor Tambah, Dana Menurun
Terkini
Kamis 07-05-2026,10:34 WIB
Kemendikdasmen Kolaborasikan Program Super Teacher dengan DBL Indonesia
Kamis 07-05-2026,09:35 WIB
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp 265,62 Miliar di Kuartal I 2026
Rabu 06-05-2026,22:20 WIB
PT SSE Tawarkan Teknologi Jepang, Sulap Sampah Banten Jadi Energi Uap Tanpa Sisa
Rabu 06-05-2026,22:17 WIB
40 Persen APBD untuk Infrastruktur, Wilayah Tangerang Utara Jadi Prioritas
Rabu 06-05-2026,22:14 WIB