Banten Raih Peringkat ke-7 di MTQ Nasional

Minggu 20-09-2026,21:08 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Provinsi Banten meraih peringkat ke-7 pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Sema­rang, Jawa Tengah. Hasil ini menjadi capaian baik ka­rena naik dua peringkat dibandingkan pelaksanaan MTQ Nasional sebelumnya yang berada di posisi ke-9.

Peringkat tersebut di­umum­­kan Ketua Dewan Ha­kim MTQ Nasional XXXI Prof Syibli Syarjaya pada Penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Se­marang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9) malam.

Ketua Umum Lembaga Pe­ngembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Ban­ten, Deden Apriandhi meng­apresiasi capaian para ka­filah Banten. Keberhasilan menduduki peringkat ke-7 merupakan hasil kerja keras seluruh kafilah dan kon­tingen yang telah mem­per­siapkan diri menghadapi MTQ Nasional XXXI. 

"Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, dan kami semua tentu bangga atas prestasi para kafilah," katanya.

Deden yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, serta kontingen Provinsi Banten. Menurutnya hasil ini me­rupakan sebuah perjuangan untuk membawa nama daerah dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut. 

"Naiknya peringkat Banten pada perhelatan MTQ Na­sio­nal ini tidak lepas dari ker­ja keras dan usaha yang dilakukan oleh teman-teman kafilah dan kontingen," je­lasnya.

Ia menilai, lewat kompetisi MTQ Nasional menjadi modal penting dalam meningkatkan pembinaan, ketekunan, ke­disiplinan, tanggung jawab, serta semangat para kafilah dalam mempelajari dan me­ngamalkan Alquran. 

"Meski posisinya naik, tapi raihan peringkat bukan men­jadi satu-satunya tujuan ke­ikutsertaan Banten dalam MTQ Nasional," jelasnya.

Deden berharap capaian tersebut dapat menjadi mo­tivasi untuk memper­tahankan sekaligus meningkatkan pres­tasi. Lebih dari itu, semangat MTQ harus mampu mem­perkuat upaya menghadirkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pembina Kafilah MTQ Banten sekaligus anggota Komisi V DPRD Banten, Hasbi Sidik, menyam­but baik peningkatan peringkat Banten yang kini bertengger di posisi ketujuh. Meski begitu, ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh pada sistem pembinaan peserta.

"Alhamdulillah ada pening­katan peringkat. Semua ini berkat kerja keras bersama, walaupun kita belum berhasil menyabet gelar juara umum," katanya.

Ia optimistis potensi Banten untuk menembus papan atas sangat terbuka lebar, asalkan pola pembinaan dijalankan secara berkesinambungan dan tidak mendadak menje­lang event. Pembinaan jangka panjang dinilai krusial demi mengasah keterampilan, meng­gembleng mental ber­tan­ding, serta menjamin regenerasi qari dan qariah di Banten.

"Bisa dibayangkan, tanpa persiapan panjang saja Banten mampu menembus peringkat ketujuh," jelasnya.

Oleh karena itu, Hasbi men­dorong agar program pem­binaan yang terstruktur dan sistematis segera dimulai se­usai gelaran MTQ Nasional 2026. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk men­yong­song kompetisi mendatang.

"Harapan kita, pembinaan yang konsisten bisa langsung berjalan agar Banten sanggup mengejar target juara umum pada MTQ 2027," tegasnya. (mam)

Kategori :