Andri berharap kehadiran ribuan pengunjung selama kompetisi dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong industrialisasi olahraga di Kota Tangerang. Ia menyebut, pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah kunjungan mencapai sekitar 34 ribu orang.
“Kalau ngelihat traffic dari tahun kemarin di mana kita dua hari kita liburkan masih tetap di angka 34.000 pengunjung, saya rasa ini menjadi sebuah market dalam industri olahraga di mana kita bisa melibatkan banyak instrumen agar basket ini tidak hanya berbicara olahraga di lapangan, tapi juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan pelaku UMKM,” pungkasnya. (mg-9/esa)