Diabetes dan Darah Tinggi Banyak Ditemukan saat CKG
Salah satu warga terlihat sedang melakukan pemeriksaan kesehatan pada kegiatan CKG, di Kecamatan Cikande, beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang menyebutkan diabetes dan darah tinggi menjadi temuan terbanyak pada pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Temuan ini dinilai sebagai sinyal bahwa kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat masih perlu ditingkatkan, karena hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memiliki kadar gula darah dan tekanan darah di atas normal.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr. Efrizal mengatakan, faktor utama penyebab tingginya kasus tersebut antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
Selain itu, stres dan kurang istirahat juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit.
"Masyarakat harus menjaga pola makannya dan gaya hidupnya, khususnya jangan bergadang jika tidak diperlukan. Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat, tentang bahayanya diabetes dan darah tinggi," ujarnya.
Efrizal mengaku, terkejut bahwa usia produktif banyak terkena darah tinggi dan diabetes, karena biasanya kedua penyakit tersebut lebih sering dialami pada usia lanjut atau lansia.
"Kalau kita lihat trennya anak muda pun banyak, kalau dulu kan kita yang udah tua ini yang kena darah tinggi dan diabetes, sekarang kan jadi aneh malah anak muda yang kena," ucapnya.
Untuk itu, kata Efrizal, pihaknya akan melakukan edukasi ke sekolah-sekolah secara masif, untuk menyampaikan pentingnya pola makan dan pola hidup supaya terhindar dari diabetes dan darah tinggi.
"Kami akan lakukan secara masif ke sekolah, ada banyak momen kita akan ke SD, SMP, bahkan SMA untuk memberikan edukasi kesehatan," tuturnya.
Kata Efrizal, CKG ini sangat penting karena dapat mengetahui masalah kesehatan dalam diri seseorang, sebelum penyakit yang lebih bahaya menghampiri.
Karena dengan melakukan CKG dapat diketahui penyakit apa yang ada dalam tubuh seseorang, untuk selanjutnya dilakukan penanganan medis dengan diberikan obat maupun penanganan ke rumah sakit.
"Jadi jangan tunggu sampai kronis atau parah baru diobati, jadi dengan adanya CKG ini bisa melakukan deteksi dini terhadap penyakit. Maka kami menghimbau masyarakat, jangan takut untuk melakukan CKG demi kebaikan diri sendiri dan kesehatannya," katanya. (agm)
Sumber:
