Fasilitas Kesehatan Kota Tangerang Terus Dilengkapi

Selasa 18-08-2026,21:47 WIB
Reporter : Muhammad Dhuyuf Khuzaimi
Editor : Andi Suhandi

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang terus berupaya memastikan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pemenuhan fasilitas dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan kesehatan warga di setiap wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan saat ini Kota Tangerang telah memiliki 39 puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, terdapat fasilitas rumah sakit milik pemerintah maupun swasta yang turut mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

“Ya kita menyesuaikan dengan kebutuhan. Jadi saat ini kan sudah ada 39 puskesmas, ada tiga rumah sakit, rencananya satu rumah sakit masih berproses operasional,” ujarnya, Selasa (18/8).

Dini menjelaskan, selain puskesmas dan rumah sakit, Kota Tangerang juga memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) serta sejumlah rumah sakit swasta. Secara keseluruhan, terdapat 36 rumah sakit yang beroperasi di Kota Tangerang.

“Total itu rumah sakit di Kota Tangerang ada 36. Ya, jadi secara kebutuhan, nah ini cukuplah ya, sementara ini cukup,” katanya.

Menurut Dini, ketersediaan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung akses pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, pengembangan fasilitas tetap akan disesuaikan dengan dinamika kebutuhan dan perkembangan wilayah.

Di sisi lain, Dinkes Kota Tangerang juga terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program berbasis kewilayahan. Salah satunya melalui penilaian Kecamatan Sehat, Kelurahan Sehat, Posyandu Berprestasi, hingga Kader Berprestasi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinkes bersama Tim Penggerak PKK dan unsur kewilayahan. Penilaian melibatkan Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS), Dinkes, PKK, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dini juga menegaskan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya bertumpu pada fasilitas kesehatan, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dan lingkungan. 

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, mulai dari lahir hingga memasuki usia lanjut.

“Kita juga ingin memastikan setiap warga Kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat sejak lahir hingga lanjut usia,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, kesehatan ti­dak hanya berkaitan dengan upaya pengobatan ketika ma­syarakat mengalami sakit, tetapi juga mencakup langkah menjaga kesehatan, melakukan pencegahan, serta memastikan setiap keluarga da­pat menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Upaya tersebut turut didukung dengan ketersediaan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Tangerang, mulai dari tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 39 Puskesmas, hingga 1.098 Pos­yandu.

Selain fasilitas kesehatan, Pemkot Tangerang juga menghadirkan berbagai layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, di antaranya pelayanan cek kesehatan gratis serta sejumlah layanan kesehatan lainnya.

“Karena kesehatan bukan hanya soal mengobati ketika sakit, tapi juga tentang menjaga, mencegah, dan memastikan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan yang le­bih sehat, produktif, dan ber­kualitas,” katanya. (mg-9/and)

Kategori :