Pemprov Tambah 12 RKB di SMAN 30 Tangerang

Selasa 14-07-2026,20:53 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten telah menambah 12 ruang kelas baru (RKB) pada SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang. Langkah ini dilaku­kan untuk memenuhi kebu­tuhan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan SMA Negeri 30 Kabupaten Tangerang me­ru­pakan sekolah yang mulai dibangun pada 2024 dan saat ini memasuki tahun ketiga penerimaan peserta didik baru. 

Menurutnya, seiring mening­katnya jumlah siswa, kebu­tuhan ruang belajar juga terus bertambah. Karena itu, Peme­rintah Provinsi (Pemprov) Banten pada tahun anggaran 2026 membangun 12 ruang kelas baru guna memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

"Ada 12 rombongan belajar yang dibangun tahun ini dan insya Allah selesai pada akhir tahun," katanya usai meninjau pembangunan RKB di SMA Negeri 30 Kabupaten Tange­rang, Selasa (14/7).

Andra menjelaskan, SMA Negeri 30 Kabupaten Tange­rang yang berdiri di atas lahan seluas lebih dari 2 hektare tersebut diharapkan nantinya memiliki kualitas konstruksi yang baik serta dilengkapi fasilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pen­didikan masyarakat.

"Harapan kita, sekolah ini yang berdiri di atas lahan sekitar dua hektare lebih me­miliki kualitas bangunan yang baik dan fasilitas yang baik untuk masyarakat, khususnya di wilayah Sukamulya," ka­tanya.

Selain itu, Andra juga berha­rap proses pembangunan dapat berjalan lancer, sehingga ruang kelas baru dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi para peserta didik.

"Mohon dukungannya agar pembangunannya dapat ber­jalan lancar dan para siswa dapat merasakan manfaat dari pembangunan ini," tu­turnya.

Sementara itu, Kepala Din­dikbud Banten, Jamaluddin mengatakan pihaknya telah membangun 6 unit sekolah baru (USB) di Banten. Enam sekolah tersebut ditarget akan beroperasi pada awal tahun ajaran baru yakni 2026-2027.

Ia mengatakan 6 USB yang dibangun tahun ini terdiri dari dua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Adapun sekolah-sekolah yang tengah dalam tahap pembangunan tersebar di beberapa kabupaten/kota meliputi Kota Serang, Kabu­paten Tangerang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Ta­ngerang. 

"Ada 6 unit sekolah yang kita bangun. Dua SMA dan empat SMK," katanya.

Meski begitu, pihaknya me­nekankan agar sekolah-seko­lah swasta bisa menaikkan standar sekolah dan mening­katkan berbagai kompetensi keahliannya. 

Melalui program sekolah gratis diharapkan dapat mem­berikan kesempatan ke se­kolah swasta yang setara de­ngan sekolah negeri untuk kembali mendapat siswa, sekaligus memberikan akses pendidikan gratis bagi ma­syarakat Banten.

"Dengan adanya program sekolah gratis kami harapkan sekolah swasta terus me­ningkatkan mutu pelayanan, kualitas terhadap siswa-sis­winya dan terhadap masya­rakat sekitarnya. Sehingga masyarakat semakin percaya terhadap keberadaan sekolah itu," paparnya. (mam/tnt)

Kategori :