TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Sejumlah warga yang berkunjung ke kawasan Balong Ranca Lentah di Jalan R.T. Hardiwinangun atau Jalan Rawasari Balong, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak meminta Pemkab Lebak menata Balong Ranca Lentah. Karena dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai tempat wisata lokal.
"Harus dilakukan penataan secara profesional, karena jumlah pengunjung yang datang setiap akhir pekan dan hari libur nasional begitu ramai," kata Jaenudin, warga Rangkasbitung, kepada wartawan, Senin (1/6).
Menurut dia, Balong Ranca Lentah yang saat ini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat Kabupaten Lebak perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya dalam hal penataan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), kebersihan, kenyamanan, serta sarana pendukung lainnya.
"Kawasan Balong Ranca Lentah perlu dilakukan penataan lagi agar lebih tertata, terutama untuk para pelaku UKM dan fasilitas lainnya. Dengan penataan yang baik, pengunjung akan merasa lebih nyaman dan kawasan ini bisa semakin berkembang," ujarnya.
Ia menilai, keberadaan Balong Ranca Lentah saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata bagi masyarakat yang datang ke Kota Rangkasbitung. Lokasinya yang strategis dan berada di pusat kota menjadikan kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
"Untuk itu, perlu adanya penataan yang lebih maksimal agar kawasan ini semakin menarik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar," paparnya.
Hal yang sama dikatakan Amsarudin, warga sekitar Balong Ranca Lentah. Kata dia, apabila penataan dilakukan secara serius dan berkelanjutan, Balong Ranca Lentah berpotensi menjadi salah satu ikon wisata perkotaan di Kabupaten Lebak.
"Memang harus ada konsep yang matang dengan pengelolaan yang profesional, namun jika pemkab Lebak serius, ini bisa jadi kenyataan," tuturnya. (fad)