Profesionalisme Guru Tak Cukup Dibuktikan Sertifikat

Kamis 28-05-2026,21:15 WIB
Reporter : Tri Budi Sulaksono
Editor : Andi Suhandi

TANGERANGEKSPRES.ID, PONDOK AREN — Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, profesionalisme tidak cukup hanya dibuktikan dengan sertifikat, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku dan keteladanan.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel Ahmad Rifaudin dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 3 Tahun 2025 yang digelar LPTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Hotel Aston Bintaro, Kecamatan Pondok Aren beberapa waktu lalu.

Kegiatan bertema “Refleksi PPG Dalam Jabatan dan Penguatan Sinergi dalam Mewujudkan PPG Prajabatan yang Adaptif, Inovatif dan Berkelanjutan” tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur Kementerian Agama, akademisi, hingga praktisi pendidikan.

Kepala Kemenag Kota Tangsel Ahmad Rifaudin mengatakan, guru profesional tidak hanya diukur dari kemampuan akademik maupun sertifikat pendidik, tetapi juga dari sikap, integritas, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, profesionalisme tidak cukup hanya dibuktikan dengan sertifikat, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku dan keteladanan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Menurutnya, program PPG harus mampu melahirkan pendidik yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.

Ia menilai, guru harus mampu menjadi sosok yang mendorong tumbuhnya rasa percaya diri anak serta menciptakan lingkungan belajar yang aman tanpa tekanan maupun perbandingan antarsiswa.

“Guru jangan mudah membandingkan peserta didik. Guru harus bisa menghadirkan ruang belajar yang membuat anak nyaman, percaya diri, dan berkembang sesuai potensinya,” tambahnya.

Selain itu, Ahmad Rifaudin juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan setelah pelaksanaan PPG melalui pembinaan, pendampingan, serta penguatan etika profesi guru.

Sementara itu, Plh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten Badrusalam mengatakan, penguatan tata kelola program PPG menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Menurutnya, pengembangan sistem digital, penjaminan mutu, serta penyempurnaan kurikulum perlu terus dilakukan agar program PPG mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Guru harus terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar kualitas pembelajaran semakin baik,” katanya.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan PPG ke depan semakin adaptif dan mampu mencetak guru-guru profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat. (bud)

Kategori :