TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyebutkan ada lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serang yang kembali dihentikan sementara (suspend) Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal itu dikarenakan kelima SPPG tersebut ketahuan melanggar aturan yang berlaku. Salah satunya di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)-nya diketahui tidak seusai dengan standar yang telah ditentukan.
Najib mengatakan, dua Minggu lalu enam SPPG yang di-suspend BGN sudah kembali beroperasi setelah memperbaiki kesalahan yang dilakukan, namun sudah ada lagi yang dikenakan suspend jumlahnya lima dapur MBG.
"Di-suspend lagi karena masalah IPAL-nya tidak sesuai standar yang berlaku dari BGN, dua SPPG di Kecamatan Petir, satu di Jawilan, satu di Pabuaran, dan satu di Pamarayan, semoga tidak bertambah lagi ya," katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/5).
Najib mengatakan, ada beberapa SPPG yang tidak memahami aturan yang berlaku dari BGN, seperti penyediaan IPAL, karena tidak semua mitra atau yayasan penyedia SPPG peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Seperti SPPG yang di-suspend BGN ini merupakan sebuah mitra atau yayasan yang pemiliknya jauh berada di luar Kabupaten Serang.
"Tidak semua SPPG milik pribadi, ada juga yang mitra atau yayasan, sebagian yang bermasalah itu yayasan-yayasan yang jauh ada di Jakarta, Aceh, dan lainnya, hanya ada penyelenggara dapur saja. Jadi mereka tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya," ujarnya.
Najib yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pengawasan SPPG Kabupaten Serang, meminta SPPG yang di-suspend BGN segera memperbaiki permasalahannya, supaya pelayanan MBG ke penerima manfaat bisa terus berjalan tanpa berhenti.
Sejauh ini di Kabupaten Serang sudah ada 103 SPPG yang beroperasi, ditambah 25 lagi masih dalam proses pembangunannya dan mereka telah diminta untuk melengkapi aturan yang berlaku agar tidak di-suspend BGN di kemudian hari.
"Ada beberapa dapur yang sedang melakukan pembangunan sembari menyelesaikan syarat yang harus dipenuhi, kami sudah minta untuk segera diselesaikan secepatnya. Apalagi adanya dapur MBG ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," ucapnya. (agm)