Pemkab Serang Rencanakan Pembentukan Dinas Damkar

Senin 04-05-2026,21:03 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Ka­bu­paten (Pemkab) Serang meren­canakan pembentukan dinas baru yaitu, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Mandiri.

Namun akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimi­likinya. Apabila memungkinkan, bisa langsung diajukan ke peme­rintah pusat untuk pembentukan dinas baru. Tapi sebaliknya akan ditunda dulu sampai anggaran bisa menutupi segala kebu­tu­hannya.

Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah usai memimpin apel pagi sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Damkar Kabupaten Serang ke-107 di halaman Pendopo Bupati Se­rang, Senin (4/5). 

Zakiyah mengatakan, sepanjang 2025, Damkar telah berkontribusi menangani 60 kejadian kebakaran. Pada tahun ini, periode Januari hingga April, Damkar telah me­nangani 29 kejadian kebakaran.

Menurut dia, penting untuk mem­berikan perhatian serius ter­hadap penyelenggaraan Dam­kar, dengan  mempercepat pem­ben­tukan Dinas Pemadam Keba­karan dan Penyelamatan Mandiri sepanjang kondisi fiskal anggaran Pemkab Serang mendukung.

"Saya rasa sangat penting untuk memberikan perhatian lebih ke Damkar, karena tugas mereka ini banyak menyangkut dengan kese­lamatan masyarakat. Sehingga, perlu didukung dengan cara mem­bentuk dinas baru yang tentunya harus disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah," katanya.

Kata Zakiyah, pembentukan dinas baru akan menjadi pertim­bangan serius dengan melakukan kajian khusus terlebih dahulu, untuk mengetahui apa saja yang diperlukan, berapa besaran ang­garan yang harus dikeluarkan dan sebagainya.

Disinggung soal sarana prasarana Damkar, kata Zakiyah, Damkar hanya memiliki enam unit mobil, yaitu empat mobil di Pos Damkar di empat kecamatan dan dua mobil di kantor BPBD Kabupaten Serang.

Ia mengaku, jumlah tersebut masih sangat kurang untuk bisa menangani kejadian kebakaran di 29 kecamatan, untuk itu diren­canakan tahun ini akan ada pe­nambahan mobil Damkar.

"Kalau dikatakan kurang pasti kurang. Insya Allah kami kedepan akan kaji kembali dan kita akan ang­garkan untuk tambahan ken­daraan Damkar, sehingga bisa juga menjangkau seluruh masya­rakat ketika membutuhkan per­tolongan," ucapnya.

Dikatakan Zakiyah, petugas Dam­­kar sudah mempunyai ke­ahlian yang bagus dan harus bisa dipertahankan, pihaknya meminta diadakan lagi pelatihan petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat mengatakan, pem­bentukan dinas baru untuk Damkar sudah ada amanatnya dari Kemen­terian Dalam Negeri (Kemendagri), yang menyatakan bahwa seluruh kabupaten kota se-Indonesia sudah harus membentuk dinas Damkar.

Namun dalam aturan tersebut juga menyatakan bahwa pem­bentukan dinas baru bisa dilakukan apabila kondisi keuangan pe­merintah daerah dalam kondisi yang sehat.

"Melihat kondisi keuangan dae­rah saat ini sedang ada efisiensi anggaran, maka tidak memung­kinkan untuk Kabupaten Serang saat ini membentuk dinas baru," katanya.

Ajat mengatakan, dinas baru saat ini belum terlalu dibutuhkan dan pihaknya sedang fokus untuk meningkatkan kualitas petugas dan sarana prasarana lebih di­maksimalkan.

Kategori :