Sungai Cibarani Meluap, Rendam Kawasan Baduy

Rabu 22-04-2026,21:07 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Badan Penang­gu­langan Bencana Daerah (BP­BD) Kabupaten Lebak me­ngaku banjir yang melanda kawasan Baduy yang terjadi pada Selasa (21/4) tidak meng­akibatkan kerusakan baik ter­hadap fasilitas umum mau­pun rumah warga.

"Laporan yang kami terima dari para relawan BPBD, banjir di kawasan Baduy setinggi 50 centimeter akibat luapan Su­ngai Cibarani," kata Sukanta, Kepala BPBD Lebak, di Rang­kas­bitung, Rabu (22/4).

Menurut Sukanta, banjir di kawasan Baduy khususnya di perbatasan akibat hujan lebat disertai angin kencang, sehing­ga Sungai Cibarani yang me­lintasi permukiman Baduy meluap mulai sore, dan mulai surut pukul 19.00 WIB.

"Banjir hanya terjadi di per­ba­tasan pemukiman masya­rakat Baduy di Posko 2 Cijahe, dan tidak ada kerusakan fasilitas umum dan rumah warga," ujarnya.

BPBD minta warga Baduy agar tetap waspada, karena cuaca buruk masih berpeluang, terutama pada sore hingga malam hari.

"Sampai pagi ini tidak ada laporan warga Baduy yang mengungsi akibat bencana banjir itu," tuturnya.

Sementara Sekretaris Desa Kanekes Kecamatan Leu­widamar, Kabupaten Lebak, Medi mengatakan, hingga kini tidak ada warganya yang ter­dam­pak banjir dengan serius, karena banjir hanya terjadi tidak lebih dari dua jam dan langsung surut.

"Banjir yang menerjang per­mu­kiman Baduy di perbatasan Cijahe pernah dialami 2022 lalu," ucapnya. (fad)

Kategori :