TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak menyebutkan sebanyak 103 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Lebak sudah mengantongi Rekomendasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Firman Rahmatullah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Lebak mengatakan, dinkes hanya mengeluarkan rekomendasi SLHS-nya, untuk sertifikat SLHS dikeluarkan oleh dinas perizinan yang tentunya berdasarkan rekomendasi dari dinkes.
"Hingga saat ini dapur SPPG yang sudah kita keluarkan rekomendasinya sekitar 103 dapur SPPG,," kata Firman kepada wartawan, Selasa (14/4).
Dia mengatakan, pihaknya telah menerbitkan rekomendasi SLHS tersebut melalui beberapa tahapan dan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh SPPG. Diantaranya, dapur harus dan sudah mengikuti pelatihan penjamak makanan, telah memenuhi syarat seperti inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) serta memenuhi standar kebersihan air dan keamanan pangan (higiene sanitasi).
"Labkesda memeriksa kondisi kesehatan air jangan sampai mengandung bakteri, begitu juga dengan makanan yang dimasak dilakukan pemeriksaan, hasilnya nanti diserahkan ke kita, jika memenuhi syarat, maka rekomendasi akan kita keluarkan," ujarnya.
Dia menjelaskan, sertifikat laik wajib dimiliki setiap SPPG untuk memastikan keamanan para pelajar yang mengkonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti keracunan akibat makanan yang tidak higienis.
"Rekomendasi sertifikasi ini bukan hanya soal administrasi, melainkan langkah antisipatif untuk mencegah kasus keracunan makanan dalam program MBG akibat pengelolaan yang tidak higienis," paparnya.
Ayi Ahmad Nuramin, Kepala SPPG Muhara Ciujung Barat l, Rangkasbitung mengaku, dapurnya sudah lama mengantongi sertifikat SLHS dari Pemkab Lebak.
"Iya, sebelum sertifikat SLHS ini turun, harus ada rekomendasi terlebih dahulu yang dikeluarkan dinkes dengan mengikuti beberapa tahapan yang cukup ketat," ucapnya. (fad)