2027, Penanganan Banjir Masih Jadi Prioritas

Senin 06-04-2026,21:16 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo menegaskan, sejumlah persoalan ditengah masyarakat yang menjadi isu jangka panjang mem­bu­tuhkan penanganan teren­cana, komprehensif, dan ber­­kelanjutan. Salah satunya, penanganan banjir menjadi prioritas dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Ang­garan 2027.

Arief menyampaikan, dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Masa Sidang 2025/2026, ber­hasil menghimpun berbagai aspirasi masyarakat dari lima daerah pemilihan (Dapil). Seluruh aspirasi yang diterima akan ditindaklanjuti melalui mekanisme Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, yang kemudian diintegrasikan ke dalam doku­men perencanaan pemba­ngunan daerah.

“Aspirasi yang kami serap akan dituangkan dalam Pokok Pikiran DPRD dan menjadi bagian dari penyusunan Ren­cana Kerja Pemerintah Dae­rah (RKPD),” ungkap Arief saat dihubungi, Senin 6 April 2026.

“Proses ini berjalan paralel dengan mekanisme Musren­bang yang berjenjang. Kami memperkirakan realisasi pro­gram dapat mulai terlihat pada tahun anggaran 2027,” sambungnya.

Arief menjabarkan, se­jum­lah isu strategis yang menjadi perhatian utama masyarakat, di antaranya penanganan ban­jir, pengelolaan sampah dan kondisi infrastruktur ja­lan. 

Permasalahan ini dinilai semakin kompleks. Terlebih, seiring meningkatnya curah hujan dan tantangan peru­bahan iklim menjadi per­ha­tian dalam upaya menye­le­saikan permasalahan banjir di kota Tangerang.

“Wilayah Kecamatan Ci­pondoh, Periuk, Ciledug, dan Karang Tengah masih kerap terdampak banjir. Selain fak­tor cuaca, kesiapan infrastruk­tur harus terus ditingkatkan agar lebih adaptif,” beber Arief.

Ia berharap Pemkot Tange­rang dapat menyusun peta jalan (roadmap) yang jelas serta menyampaikan progres penanganan secara transpa­ran kepada publik.

“Masyarakat tidak menuntut penyelesaian secara instan, namun membutuhkan keje­lasan data dan informasi, se­perti progres penanganan banjir, progres perbaikan ja­lan rusak, hingga target wak­tu penyelesaian. Transpa­ransi ini penting untuk mem­bangun kepercayaan publik,” tegas Arief yang merupakan politisi dari Fraksi PKS.

Dia menambahkan, DPRD juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi masya­rakat terhadap program-pro­gram pemerintah daerah. Ke­terbatasan informasi dinilai masih menjadi ken­dala bagi masyarakat dalam mengakses hak-hak dasar mereka.

“Ke depan, yang perlu di­ting­katkan lagi literasi ma­syarakat terkait akses terha­dap layanan dasar. Sosialisasi yang sistematis dan berke­lanjutan perlu ditingkatkan,” pungkasnya.(ziz)

Kategori :