Jalan Kronjo-Penjamuran-Ceplak Jadi Prioritas, Refocusing Anggaran Terbesar

Minggu 05-04-2026,21:24 WIB
Reporter : Asep Sunaryo
Editor : Aries Maulansyah

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tange­rang gencar melakukan rekon­struksi jalan. Keseriusan dapat dilihat dari penyesuaian peng­gunaan anggaran atau biasa disebut refocusing. Ada sekira Rp132 miliar anggaran yang dialihkan ke infrastruktur dari berbagai nomenklatur anggaran di tahun 2026.

Hal ini dijelaskan Kasubid Penyusunan Anggaran di Bi­dang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Fajar Yudha me­ngata­kan, alokasi anggaran tersebut difokuskan pada pena­nganan jalan rusak yang men­jadi akses vital masyarakat.

”Total anggaran rekonstruksi jalan tahun ini sebesar Rp132,8 miliar yang akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah ruas prioritas di beberapa wi­layah,” ujarnya.

Anggaran tersebut untuk mengerjakan sejumlah ruas jalan yakni dimulai dari yang ada di Kecamatan Kronjo yakni Jalan Penjamuran-Ceplak dan Jalan Kronjo-Penjamuran. Lalu di Kecamatan Balaraja yakni di Jalan Balaraja-Ceplak dan di Kecamatan Cisoka yaitu Jalan Cangkudu-Cisoka.

Untuk Kecamatan Rajeg yang diperbaiki adalah Jalan Pasar­kemis-Rajeg itu terintegrasi dengan yang ada di Kecamatan Pasarkemis meliputi Jalan Pa­sarkemis-Jatiuwung dan Jalan Cikupa-Pasarkemis. 

Sementara itu rekontruksi jalan di Kecamatan Sepatan meliputi Jalan Jati-Sepatan dan Jalan Cadas-Sepatan. Di Keca­matan Sukadiri diperbaiki Jalan Cituis Sukadiri-Jati Gintung, lalu di Kecamatan Pakuhaji di Jalan Gardu-Tanah Merah. Dan di Kecamatan Teluknaga reno­vasi meliputi Jalan Teluknaga-Tanjung Pasir.

Fajar merinci, sejumlah paket pekerjaan memiliki nilai ang­garan yang cukup besar, yang paling besar adalah anggaran untuk perbaikan yang ada di Kronjo yakni mencapai Rp67,8 miliar yang meliputi Jalan Pen­jamuran-Ceplak dan Jalan Kron­jo-Penjamuran.

Menurutnya, penentuan ruas jalan tersebut telah melalui kajian teknis berdasarkan ting­kat kerusakan serta peran stra­tegis jalan dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, pelaksa­naan pekerjaan akan segera dimulai setelah seluruh proses administrasi dan teknis ram­pung. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pe­ngerjaan berlangsung. ”Ini rekonstruksi bukan perawatan. Pak Bupati maunya betonisasi. Karena itu kami formulasi dari BTT ke OPD, dari OPD ke BTT dan dari BTT ke DBMSDA,” jelasnya.

 

DISTRIBUSI ANGGARAN REFOCUSING REKONSTRUKSI

 

 1. Jalan Penjamuran - Ceplak sebesar     Rp57,6 miliar.

 

2. Jalan Cikupa - Pasarkemis                  Rp17,6 miliar.

 

3. Jalan Kronjo - Penjamuran                 Rp10,2 miliar.

 

4. Jalan Jati - Sepatan senilai                 Rp9,9 miliar.

 

5. Jalan Pasarkemis - Rajeg                    Rp9,7 miliar.

 

6. Jalan Cangkudu - Cisoka                    Rp9,3 miliar.

Kategori :