Pemprov Diminta Tekan Pernikahan Usia Dini

Rabu 01-04-2026,21:46 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

Pasca Rakorda ini, ia ber­harap seluruh pemangku kepentingan terhadap upaya kesejahteraan keluarga dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi serta langsung me­ng­implementasikan pro­gram di lapangan agar ber­dam­pak nyata bagi masyarakat.

"Semoga Rakor kita ini ber­manfaat dan juga berdampak melalui implementasi di la­pangan," paparnya.

Selain itu, Andra Soni menu­turkan, berbagai program prioritas seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada dasarnya me­nyasar keluarga. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga dinilai menjadi kunci program-program tersebut berjalan efektif dan berkelanjutan.

Potensi besar program MBG di Provinsi Banten, menu­rutnya tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masya­rakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dae­rah. Ia mengatakan keber­adaan dapur MBG yang mela­yani jutaan warga Banten akan menciptakan efek berganda (multiplier effect), termasuk mendorong sektor pertanian dan peternakan.

"Program ini harus kita kawal, kebijakannya sudah be­nar dan implementasinya kita jaga dan kita awasi ber­sama," paparnya. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra menyampaikan capaian pelaksanaan Program Bangga Kencana di Provinsi Banten sepanjang tahun 2025. Pro­gram ini menunjukkan hasil yang baik, di antaranya dari aspek pengendalian penduduk mencapai total fertility rate (TFR) 1,97 dengan standar di angka 2,01, kemudian dari aspek pembangunan keluarga melalui indeks pembangunan keluarga di angka 64,8 dengan nilai sangat baik.

"Tentu keberhasilan ini tidak lain adalah hasil orkestrasi dari Pak Gubernur, Pak Bupati/Wali Kota, beserta seluruh jajaran mitra kerja," katanya.

Pelaksanaan Rakorda ini juga merupakan bagian dari amanat regulasi sekaligus forum strategis untuk mem­perkuat sinergi. Serta bagian dalam penguatan sumber daya manusia sesuai arah kebijakan nasional.

"Alhamdulillah Provinsi Banten sudah berhasil 100 persen untuk menyusun peta jalan pembangunan kepen­dudukan, mudah-mudahan rakor ini menjadi satu hal yang bisa menguatkan inisiatif kita dalam menguatkan program kerja untuk melayani masyarakat di Provinsi Banten ini," jelasnya. (mam)

Kategori :