Pemkot Siapkan Skema Pelayanan WFH

Rabu 01-04-2026,20:35 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Ta­nge­rang tengah menyiapkan langkah tindak lanjut terkait wacana kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat yang digulirkan oleh peme­rintah pusat. Regulasi tersebut sebagai langkah strategis da­lam mendorong efisiensi ang­garan dan energi, tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Tangerang, Sach­rudin, menegaskan bahwa kebijakan WFH justru menjadi momentum untuk memper­kuat sistem kerja pemerintahan yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi.

“Kami Pemerintah Kota Ta­ngerang mendukung penuh anjuran penerapan WFH se­bagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran dan energi. Namun demikian, kami pastikan bahwa kebija­kan ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik ke­pada masyarakat,” ujar Sach­rudin, Rabu (1/4).

Dia menjelaskan, Pemkot Tangerang saat ini telah me­miliki ratusan aplikasi pen­dukung yang memungkinkan sistem kerja tetap berjalan optimal meski dilakukan se­cara jarak jauh.

“WFH justru menjadi mo­men­tum untuk memperkuat pola kerja yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi, tanpa mengurangi profesio­nalitas dan produktivitas apa­ratur, terlebih Pemkot Ta­ngerang sudah memiliki ratusan aplikasi yang bisa menunjang kebijakan WFH,” ujarnya.

Untuk memastikan pelaya­nan tetap prima, kata Sach­rudin, Pemkot Tangerang terus mengoptimalkan penerapan sistem kerja hybrid serta mem­perkuat layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan layanan publik.

“Untuk itu, kami juga terus mengoptimalkan sistem kerja hybrid serta layanan digital agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan cepat, mudah, dan transparan,” jelasnya.

Sachrudin menambahkan, kebijakan WFH akan diterap­kan secara terukur dan dieva­luasi secara berkala guna me­mastikan efektivitasnya.

“Kebijakan ini akan kami laksanakan secara terukur dan dievaluasi secara berkala, sehingga manfaat efisiensi dapat dirasakan tanpa meng­ganggu kinerja pemerintahan maupun pelayanan publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan mengatakan, Pemkot Tangerang akan membahas lebih mendalam mengenai teknis pelaksanaan dan waktu pemberlakuan kebijakan ter­se­but di lingkup Kota Tange­rang. Meski demikian, Pemkot Tangerang memastikan saat ini aktivitas kerja ASN masih berjalan normal seperti biasa.

”Bahwasanya akan ada regu­lasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait ke­bijakan WFH di hari Jumat itu kami pemerintah daerah sangat mendukungnya. Nanti kapan dan mulai diedarkan ke seluruh pegawai,” kata Mar­yono.

”Intinya, sampai dengan saat ini kami masih terus be­kerja sesuai dengan hari­nya,” sambungnya.

Maryono menegaskan, meski digulirkannya kebijakan WFH pada hari Jumat oleh peme­rintah pusat,  dia memastikan layanan publik di lingkup Pem­kot Tangerang tidak akan terganggu 

Dia menyampaikan, skema kerja akan diatur secara ketat oleh masing-masing Organi­sasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menjamin tidak akan ada kekosongan petugas pada hari-hari pelayanan.

”Pelayanan kita bagi. Setiap dinas membagi anggotanya agar tetap melayani setiap hari. Supaya tidak semuanya WFH, diatur oleh masing-masing OPD kapan yang WFH dan kapan yang masuk,” te­gasnya.

Kategori :