Pusat Dorong Percepatan PSEL, Siap Tampung 4.000 Ton Sampah Per Hari

Minggu 29-03-2026,20:40 WIB
Reporter : Syirojul Umam/Agung Gumelar
Editor : Sutanto

Menurutnya, keberhasilan program ini juga memerlukan komitmen dan pengawasan bersama agar masalah sampah bisa ditangani dengan baik, termasuk memanfaatkannya menjadi sumber energi alter­natif. Komunikasi antar daerah harus terus dibangun menge­nai pengelolaan sampah di masing-masing tempat.   

“Diperlukan komitmen ber­kelanjutan, koordinasi intensif, serta pengawasan agar pelak­sanaan berjalan efektif dan akuntabel,” jelasnya.

Gubernur Andra juga me­ngajak seluruh elemen ma­syarakat untuk berperan aktif dalam penanganan sampah. Selama proses pembangunan fasilitas PSEL, pemerintah akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah guna mengurangi volume sampah secara sig­nifikan.

“Permasalahan sampah bu­kan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Pemilahan sampah harus terus dilakukan agar volume sampah bisa ditekan,” pa­parnya. 

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah me­yakini adanya program PSEL dapat menangani persoalan sampah di 29 kecamatan di Kabupaten Serang.

Hal itu disampaikannya usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS), antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemkot Serang, Pemkot Cilegon, dan Pemkab Serang tentang penye­lenggaraan PSEL di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Cu­rug, Kota Serang, Jumat.

Zakiyah mengatakan, pro­gram PSEL merupakan milik pemerintah pusat melalui Kemen LH) dengan tujuan menyelesaikan masalah sam­pah yang dapat didaur ulang menjadi energi listrik yang nantinya bisa diman­faatkan untuk masyarakat.

Khusus di Kabupaten Serang, permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. 

"Kita mengetahui bersama bahwa Kabupaten Serang sam­pahnya sangat banyak, namun adanya program PSEL ini maka masalah sampah semakin bisa terselesaikan. Sehingga diha­rapkan dapat berjalan sampai tuntas," katanya.

Kata Zakiyah, lokasi PSEL akan dibangun di Kota Serang tepatnya di TPSA Cilowong, Kecamatan Taktakan, yang akan menampung sampah dari Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang sekitar 2.000 ton. 

"Jadi ini kita aglomerasi Serang Raya, sampah dari Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang, dija­dikan satu diangkut ke PSEL," ujarnya. (mam/agm)

Kategori :