TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, bakal menempatkan para dokter untuk dapat berjaga di Pos Pam mudik lebaran Idul Fitri 2026, bersama petugas lainnya dari Dishub, Satpol PP, Dinkes dan kepolisian.
Hal itu dilakukan supaya ketika ada pemudik atau pengendara motor dan mobil jatuh sakit maupun kecelakaan, dapat dengan cepat ditangani tanpa harus dilarikan ke Puskesmas maupun rumah sakit.
Zakiyah mengatakan, menjelang hari raya Idul Fitri tentunya banyak yang melaksanakan mudik atau pulang kampung, pasti banyak yang melintas di jalan Tangerang Merak karena mereka menuju pelabuhan Merak Bakauheni untuk ke Sumatera.
Sehingga perlu adanya pos penjagaan untuk bisa menampung pemudik yang kelelahan perjalanan, maka dokter juga diperlukan untuk mengobati yang sakit.
"Sudah kita buatkan jadwal untuk para dokter di Kabupaten Serang, supaya bisa bergantian berjaga. Jadi, kalau ada pemudik atau pengendara bisa ditangani langsung supaya tidak harus ke Puskesmas atau rumah sakit," katanya, Kamis 12 Maret 2026.
Tidak hanya memberikan jadwal ke dokter, kata Zakiyah, pihaknya juga sudah membuat surat tugas untuk pejabat eselon II supaya tidak pergi kemana-mana mulai Selasa 17 Maret 2026.
Tujuannya supaya mereka tetap standby agar bisa memberikan pelayanan penuh kepada masyarakat selama libur hari raya Idul Fitri.
"Sudah kita buatkan surat tugas, supaya pejabat eselon II tetap standby melayani masyarakat selama hari raya Idul Fitri," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah dilakukan.
Dalam rapat tersebut semua sudah memberikan saran dan masukan, terkait dengan layanan kesehatan, penerangan jalan umum, hingga rekayasa lalu lintas.
"Semuanya sudah terkoneksi, supaya Idul Fitri di tahun ini bisa berjalan aman dan nyaman bagi para pemudik. Kemudian bagi kita semua yang menjalankan tugas, untuk mengamankan arus mudik dan arus balik mudik dapat menjaga kesehatannya," katanya.
Bahrul Ulum menghimbau kepada para pemudik supaya bisa menjaga kesehatannya, dan tentu juga kendaraannya dapat dipastikan sehat saat digunakan.
"Supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, harus bisa berhati-hati di jalan karena keluarga menunggu di rumah dan jaga kesehatan," ujarnya. (agm)