Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

Kamis 12-03-2026,21:50 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Ban­ten, Andra Soni mene­kankan ten­tang pentingnya pem­binaan berkelanjutan bagi para atlet asal Provinsi Banten. Hal ini dilakukan agar dapat menembus ajang olahraga bertaraf inter­nasional dan nasional.

Hal itu diungkapkan usai memberikan apresiasi kepada atlet yang telah berlaga pada ajang SEA Games 2025 di Thai­land serta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025. Apresiasi diberikan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (12/3).

Andra Soni mengatakan, keberhasilan menembus ajang olahraga bertaraf internasional dan nasional merupakan se­buah kebanggaan tersendiri bagi daerah, terlepas dari perolehan medali. Ia menilai, perjuangan menuju kompetisi tersebut membutuhkan de­dikasi yang tinggi.

"Dapat medali atau tidak, pencapaian hingga ke SEA Games adalah sebuah prestasi yang harus kita apresiasi. Penghargaan kepada atlet berprestasi tidak selalu diukur dari materi, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras mereka," katanya.

Ia menuturkan, prestasi olah­raga bersifat dinamis se­hingga proses pembinaan atlet tidak boleh terhenti dan harus dilakukan secara ber­kelanjutan.

"Kalau hari ini Anda memiliki rekor waktu 10,20 detik untuk lari 100 meter, dua tahun lagi catatan itu bisa menjadi hal yang biasa. Maka, proses pem­binaan harus terus berjalan," ujadnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur turut meng­apresiasi peran Badan Pem­bina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Banten yang aktif membina dan me­lahirkan atlet mahasiswa ber­prestasi. Ia berharap para atlet Pomnas dapat terus me­ngembangkan potensinya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten Agus Rasyid menyatakan rasa bangganya terhadap kedisiplinan dan semangat juang para atlet. Ia menegaskan bahwa atlet berprestasi merupakan aset berharga bagi Provinsi Banten.

"Dalam dunia olahraga, pres­ta­si tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses yang sa­ngat panjang. Para atlet ini adal­ah aset yang harus terus dirawat menjelang Pekan Olah­raga Nasional (PON) XXII di NTT–NTB men­datang," te­rang­nya.

Ketua Bapomi Banten Agus Sjafari menambahkan bahwa apresiasi dari pemerintah daerah memberikan motivasi besar bagi para atlet. Saat ini, pihaknya tengah memfokus­kan pembina­an guna meng­hadapi kompetisi di tingkat daerah. 

"Bapomi Ban­ten saat ini se­dang mem­persiapkan para atlet untuk meng­­hadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) yang rencananya akan diseleng­ga­rakan pada Agustus atau Sep­­tember 2026," katanya. (mam)

Kategori :