Paguyuban menegaskan tidak menginginkan adanya benturan antara warga dan pihak pelaksana proyek.
Mereka berencana bersurat kepada Satpol PP dan kepolisian setempat agar pembongkaran dilakukan oleh aparat resmi. “Kami tidak ingin ada gesekan di lapangan. Kami minta aparat menjamin keamanan dan memediasi kami dengan Pemkot,” tutupnya. (bud/esa)