TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menjalin kerjasama dengan Puskesmas Jurumudi Baru, terkait 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya penguatan layanan kesehatan. Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani pada Rabu, 11 Februari 2026, di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika menyampaikan, kerja sama ini merupakan bentuk aktualisasi perluasan layanan kesehatan. Program tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden serta visi Astacita dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Syukur alhamdulillah hari ini kami melaksanakan penandatanganan PKS dengan UPT Puskesmas Jurumudi Baru sebagai upaya aktualisasi perluasan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis yang merupakan salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” kata Galih dalam keterangannya.
Galih menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mempercepat implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah satu fokus utama adalah penguatan layanan kesehatan, mengingat jumlah pegawai yang mencapai sekitar 800 orang.
“Kantor Imigrasi sendiri membentuk tim untuk percepatan 15 Program Aksi Menteri, dan kegiatan hari ini merupakan salah satu aktualisasinya,” jelasnya.
Selain melayani pegawai internal, layanan kesehatan ini juga diarahkan untuk masyarakat serta pegawai instansi lain di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta. Karena itu, kerja sama dengan Puskesmas dinilai penting untuk mengatasi keterbatasan fasilitas klinik internal.
“Orientasi kami juga melayani masyarakat maupun pegawai dari instansi lain di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, sehingga diperlukan kerja sama dengan Puskesmas,” katanya.
Pada tahap awal, kata Galih, pemeriksaan kesehatan gratis diikuti sekitar 150 peserta. Rinciannya, 100 peserta berasal dari pegawai Imigrasi Soekarno-Hatta dan 50 peserta dari masyarakat sekitar sebagai tahap awal atau benchmarking.
“Peserta pada tahap awal ini sekitar 150 orang, terdiri dari 100 pegawai dan 50 masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dia berharap, kerjasama ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ke depan, pemeriksaan kesehatan gratis direncanakan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali.
“Melalui PKS ini, kegiatan pemeriksaan kesehatan diharapkan bisa dilakukan secara rutin, setidaknya tiga bulan sekali,” ujarnya.
Sementara itu, pihak UPT Puskesmas Jurumudi Baru, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan program Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan pegawai instansi di wilayah kerjanya.
“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini karena juga menjadi bagian dari program Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya kepada pegawai instansi di wilayah kerja kami,” kata Bdn. Hendrawati, Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Jurumudi Baru.
Ia menambahkan, tujuan utama kerja sama ini adalah meningkatkan derajat kesehatan para pegawai agar dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas menurunkan tim medis lengkap.
“Dalam kegiatan ini, kami menerjunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga laboratorium untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh,” jelasnya.