Imigrasi Soetta Gandeng Puskesmas Jurumudi Baru

Rabu 11-02-2026,21:25 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Kantor Imig­rasi Kelas I Khusus TPI Soe­karno-Hatta menjalin kerja­sama dengan Puskesmas Ju­rumudi Baru, terkait 15 Pro­gram Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya penguatan layanan kesehatan. Perjanjian kerja­sama tersebut ditandatangani pada Rabu, 11 Februari 2026, di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika menyam­paikan, kerja sama ini meru­pakan bentuk aktualisasi per­luasan layanan kesehatan. Program tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden serta visi Astacita dalam pening­katan kualitas pelayanan pu­blik.

“Syukur alhamdulillah hari ini kami melaksanakan penan­datanganan PKS dengan UPT Puskesmas Jurumudi Baru sebagai upaya aktualisasi per­luasan cakupan pemeriksaan kesehatan gratis yang merupa­kan salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pe­masyarakatan,” kata Galih dalam keterangannya.

Galih menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mempercepat imple­men­tasi 15 Program Aksi Men­teri Imigrasi dan Pema­syarakatan. Salah satu fokus utama adalah penguatan la­ya­nan kesehatan, mengingat jumlah pegawai yang men­capai sekitar 800 orang.

“Kantor Imigrasi sendiri mem­bentuk tim untuk perce­patan 15 Program Aksi Men­teri, dan kegiatan hari ini me­rupakan salah satu aktua­lisasinya,” jelasnya.

Selain melayani pegawai in­ternal, layanan kesehatan ini juga diarahkan untuk ma­syarakat serta pegawai instansi lain di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta. Karena itu, kerja sama dengan Puskesmas dinilai penting untuk me­nga­tasi keterbatasan fasilitas klinik internal.

“Orientasi kami juga mela­yani masyarakat maupun pe­gawai dari instansi lain di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, sehingga diperlukan kerja sama dengan Puskes­mas,” katanya.

Pada tahap awal, kata Galih, pemeriksaan kesehatan gratis diikuti sekitar 150 peserta. Rinciannya, 100 peserta ber­asal dari pegawai Imigrasi Soe­karno-Hatta dan 50 peserta dari masyarakat sekitar sebagai ta­hap awal atau benchmarking.

“Peserta pada tahap awal ini sekitar 150 orang, terdiri dari 100 pegawai dan 50 ma­sya­rakat sekitar,” ungkapnya.

Dia berharap, kerjasama ini dapat berjalan secara berke­lanjutan. Ke depan, pemerik­saan kesehatan gratis diren­canakan dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali.

“Melalui PKS ini, kegiatan pemeriksaan kesehatan diha­rapkan bisa dilakukan secara rutin, setidaknya tiga bulan sekali,” ujarnya.

Sementara itu, pihak UPT Puskesmas Jurumudi Baru, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan pro­gram Puskesmas dalam mem­berikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan pega­wai instansi di wilayah kerja­nya.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini karena juga menjadi bagian dari program Puskesmas dalam memberikan pelayanan kese­hatan, khususnya kepada pe­gawai instansi di wilayah kerja kami,” kata Bdn. Hendra­wati, Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Jurumudi Baru.

Ia menambahkan, tujuan utama kerja sama ini adalah meningkatkan derajat kese­hatan para pegawai agar dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepa­da masyarakat. Dalam kegia­tan tersebut, Puskesmas me­nurunkan tim medis lengkap.

“Dalam kegiatan ini, kami menerjunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga laboratorium un­tuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh,” jelasnya.

Kategori :