Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Naik

Senin 09-02-2026,21:11 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Sejumlah ke­bu­tuhan pokok di pasar tra­disional Kabupaten Lebak mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Komoditas yang paling ter­dampak antara lain telur ayam, gula, minyak goreng curah, hingga minyak goreng kemasan berbagai merek, termasuk Minyakita. 

Badriyah, salah seorang pedagang sembako me­nga­takan, kenaikan harga mulai terjadi sejak  empat hari ter­akhir. Ia menyebutkan, harga telur ayam yang sebelumnya Rp28.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng curah naik dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per liter.

"Kalau minyak goreng ke­masan semua merek naik. Mi­nyakita sekarang sudah tidak sesuai HET, dijual Rp19.000 per liter, sama de­ngan minyak kemasan lain­nya," katanya saat ditemui di lapak jualannya, Senin (9/2). 

Ia menjelaskan bahwa ke­naik­an harga tersebut ber­dampak langsung terhadap daya beli masyarakat dan menu­runkan omzet pedagang hingga 40-45 persen. Karena, membuat pembeli semakin berkurang.

"Sekarang sepi. Omzet turun sampai sekitar 45 persen. Ha­rapannya harga bisa stabil lagi, supaya pasar ramai," ujarnya. 

Masitoh(47), warga Rang­kasbitung, usai belanja di Pasar Rangkasbitung, menga­ku kenaikan harga kebutuhan pokok sangat memberatkan, terutama bagi ibu rumah tangga seperti dirinya. 

Ia menjelaskan, untuk menyiasati kondisi tersebut, dirinya mengaku membantu perekonomian keluarga dengan usaha kecil-kecilan, seperti berjualan gorengan dan makanan ringan untuk anak-anak.

"Ya, kadang usaha-usaha kecil-kecilanlah. Bantu-bantu usaha kecil. Ya, jualan go­rengan, makanan anak-anak," tuturnya.

Yani, Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak membenarkan jika sejumlah kebutuhan pokok mulai naik. Hal tersebut dinilai sebagai anomali jelang hari besar Imlek dan Ramadan. 

"Iya hukum pasar seperti ini, jika banyak permintaan pasti harga naik, dan kenaikan ini masih dinilai normal, biasanya di pertengahan Ra­madan harga kembali normal," ucapnya. (fad)

Kategori :