Terakhir, menghadapi era modern, Agus menegaskan bahwa regenerasi petani adalah keharusan. Melalui program Petani Milenial, Distan Banten mulai mengintegrasikan teknologi pertanian digital dalam proses produksi hingga pemasaran.
"Anak muda adalah motor penggerak inovasi. Dengan teknologi digital, mulai dari pemantauan lahan berbasis sensor hingga e-commerce, kita ingin pertanian di Banten menjadi lebih efisien, presisi, dan memiliki nilai tawar tinggi di pasar," ungkapnya. (mam)