TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan meluncurkan program wajib membaca Al-Qur’an di sekolah. Program tersebut akan diterapkan mulai tingkat SD hingga SMP sebelum pembelajaran dimulai.
Iyan Fitriyana, Plt Asda lll Pemkab Lebak mengatakan, program gerakan membaca Al-Qur’an sebelum memulai belajar yang akan diterapkan di seluruh SD dan SMP di Lebak ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Lebak dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Banten.
"Untuk teknisnya nanti kita akan rumuskan dengan Dinas Pendidikan Lebak," kata Iyan kepada Tangerang Ekspres di Rangkasbitung, Rabu (4/2).
Menurut Iyan, membaca Al-Qur’an sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai nanti harus menjadi tradisi baik di sekolah maupun di rumah. Oleh sebab itulah program itu berguna untuk menghidupkan kembali maupun melestarikan tradisi baik yang telah ada.
"Al-Qur’an adalah ibu dari segala ilmu, jadi sudah sepatutnya mengawali aktivitas belajar dengan membaca Al-Qur’an," ujarnya.
Lanjut dia, semangat mengaji bagi masyarakat sekarang ini tidaklah sama seperti di masa lalu. Seiring dengan berkembangnya kemajuan zaman, mengaji yang seharusnya merupakan tradisi yang dilakukan sehabis Maghrib, kini mulai berkurang. Bahkan, kata Iyan, menurut data, 70 persen warga Bantan buta huruf Al-Qur’an.
"Arus modernisasi zaman dan perkembangan teknologi informasi telah melahirkan pergeseran budaya, kultur, dan tradisi masyarakat kita. Sehingga muncul perubahan sosial yang berimbas dengan tergerusnya budaya lokal yang sarat dengan ibadah dan kegiatan Islam," papar Kabag Kesra Pemkab Lebak ini.
Oleh sebab itu, Iyan berharap gagasan program ini disambut baik oleh seluruh masyarakat, apalagi BWA Banten telah mendukung dengan mewakafkan mushaf Al-Qur’an sebanyak 1.000.
"Mudah-mudahan, mengawali pelajaran dengan membaca Al-Qur’an walau hanya 15 menit setiap harinya, dapat semakin memperlancar bacaan Al-Qur’an para siswa, di samping juga membawa kemudahan dan keberkahan dalam menyerap pelajaran," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Lebak, Maman Suryaman mendukung program membaca Al-Qur’an di sekolah. Karena, kata Maman, program tersebut sudah ada di program Kementerian Pendidikan.
"Di sekolah memang sudah berjalan membaca Al-Qur’an, hanya saja teknis sekolah yang mengatur, ada yang sebelum belajar, ada di waktu acara tertentu. Mungkin program yang digagas Pemkab Lebak ini lebih spesifik," ucapnya. (fad)