SMPN 1 Legok Optimis Mampu Pertahankan Predikat Adiwiyata

Selasa 03-02-2026,17:58 WIB
Reporter : Randy Yasetiawan
Editor : Sihara Pardede

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 1 Le­gok, Kecamatan Legok, Kabu­paten Tangerang, terus menun­jukkan komitmennya dalam menjaga predikat Sekolah Adi­wiyata. Ini sebagai wujud kepe­dulian terhadap lingkungan hidup serta upaya menciptakan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman. 

Predikat Adiwiyata tersebut tidak hanya dipertahankan se­­bagai pencapaian adminis­tratif, tetapi dijadikan sebagai sema­ngat bersama seluruh war­ga sekolah dalam memba­ngun budaya peduli lingkungan.

Dengan komitmen yang kuat dan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, SMPN 1 Legok optimistis mampu memperta­hankan predikat Adiwiyata se­kaligus menjadikannya seba­gai kekuatan dalam mencip­takan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kepala SMPN 1 Legok Nur­aenun menegaskan, keberha­silan dan keberlanjutan pro­gram Adiwiyata tidak dapat di­bebankan hanya kepada sis­wa. Menurutnya, tanggung jawab menjaga lingkungan se­kolah merupakan kewajiban seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, te­naga kependidikan, hingga peserta didik.

“Program Adiwiyata ini bukan hanya milik siswa. Semua warga sekolah memiliki tanggung ja­wab yang sama. Jika hanya siswa yang bergerak sementara guru dan pegawai tidak terlibat, maka program ini tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Se­nin (2/2).

Ia menyampaikan, pihak se­kolah terus berupaya memas­tikan program Adiwiyata berja­lan secara konsisten dan ber­kelanjutan. Upaya tersebut di­la­kukan melalui berbagai pem­biasaan, penguatan re­gulasi internal sekolah, hingga integrasi nilai-nilai kepedulian lingkungan ke dalam proses pembelajaran.

“Kami terus menjaga agar Adiwiyata ini tidak bersifat se­remonial. Program ini harus hidup dan menjadi budaya di sekolah. Mulai dari kebersihan kelas, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sarana edukasi,” paparnya.

Nuraenun menjelaskan, SMPN 1 Legok secara rutin melakukan kegiatan kebersihan lingkungan, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta menjaga fasilitas sekolah agar tetap tertata dan ramah ling­kungan. Seluruh warga sekolah juga didorong untuk memiliki kesadaran kolektif dalam men­jaga lingkungan sekolah.

“Kami selalu mengingatkan bahwa lingkungan sekolah ada­lah rumah kedua bagi siswa. Jika lingkungannya ber­sih dan sehat, maka proses belajar meng­ajar akan berjalan lebih nyaman dan efektif,” kata­nya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program Adiwiyata juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa. Melalui pembiasaan peduli lingkungan di sekolah, diha­rapkan siswa dapat membawa nilai-nilai tersebut ke ling­kung­an rumah dan masyarakat.

“Adiwiyata ini bukan hanya soal mendapatkan predikat, tetapi tentang membentuk ka­rakter siswa agar peduli terha­dap lingkungan. Apa yang me­­reka biasakan di sekolah, kami harapkan bisa diterapkan di luar sekolah,” jelasnya.(ran)

Kategori :