BJB FEBRUARI 2026

SMPN 4 Sepatan Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba

SMPN 4 Sepatan Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba

PRAMUKA: Pramuka SMPN 4 Sepatan menjadi salah kegiatan untuk menghindari dan mencegah penggunaan narkoba di lingkungan sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 4 Se­patan, Kecamatan Sepatan, Ka­bupaten Tangerang, terus memperkuat komitmennya dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Berbagai langkah preventif dilakukan pihak sekolah, mulai dari im­bau­an rutin kepada siswa hing­ga penanaman kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini.

Dengan berbagai upaya ter­sebut, SMPN 4 Sepatan berha­rap dapat menciptakan ling­kungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, sehingga siswa dapat fokus belajar dan meraih prestasi tanpa terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan masa depan mereka.

Kepala SMPN 4 Sepatan, Su­geng Atmoko menegaskan, pen­cegahan narkoba meru­pakan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang aman bagi siswa untuk tumbuh dan ber­kembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental.

“Sekolah harus menjadi ben­teng utama dalam melindungi siswa dari pengaruh negatif narkoba. Kami terus memberi­kan imbauan dan edukasi ke­pada siswa agar tidak pernah mencoba, apalagi terlibat dalam penggunaan narkoba,” ujar Su­geng Atmoko kepada Tange­rang Ekspres, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, imbauan ter­sebut disampaikan melalui berbagai kegiatan sekolah, se­perti upacara bendera, pem­binaan wali kelas, serta kegiatan pembelajaran yang menginte­grasikan nilai-nilai hidup sehat dan berkarakter. Pihak sekolah juga mengajak para guru untuk aktif mengawasi serta mem­bimbing siswa dalam kesehari­an di lingkungan sekolah.

“Pencegahan tidak cukup ha­nya dengan larangan. Kami ingin siswa benar-benar mema­hami dampak buruk narkoba bagi masa depan mereka, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kehidupan sosial,” katanya.

Sugeng juga mengingatkan siswa agar lebih selektif dalam bergaul, khususnya di luar ling­kungan sekolah. Menurut­nya, pergaulan yang salah dapat menjadi pintu masuk bagi siswa untuk terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kami selalu menekankan kepada siswa agar berhati-hati dalam memilih teman bergaul. Hindari lingkungan dan per­gaulan yang berpotensi meng­arah pada penggunaan narkoba. Masa depan mereka sangat berharga dan tidak boleh di­rusak oleh hal-hal negatif,” te­gasnya.

Lebih lanjut ia menyampai­kan, peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan narkoba di sekolah. Komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua diharapkan mampu men­ciptakan pengawasan yang berkelanjutan terhadap perilaku siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

“Sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat sangat diperlukan. Jika semua pihak memiliki kepedulian yang sama, maka upaya pence­gahan narkoba akan lebih efek­­tif,” tutupnya.(ran)

Sumber: