Banjir Meluas, Dindik Terapkan PJJ, Warga Diimbau Waspada Bencana

Minggu 25-01-2026,21:19 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Ta­nge­rang memberlakukan ke­bijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan ini, ber­laku bagi sekolah yang berada di wilayah rawan banjir khu­susnya yang sudah terdampak banjir.

Saat ini, Kota Tangerang ma­sih waspada potensi cuaca ekstrem. Khususnya, cuaca hujan yang tengah melanda wilayah Jabodetabek. Be­be­rapa wilayah di Kota Tangerang ter­dampak banjir dengan ke­tinggian hingga 1 meter. 

Fasilitas umum seperti akses jalan yang menghambat akti­vitas atau mobilitas masyarakat di wilayah terdampak banjir seperti kecamatan Periuk, Ciledug, Cipondoh, Karawaci, Benda, Larangan dan Cibodas serta sebagian kecamatan lain­nya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Wah­yudi mengatakan, seba­nyak 37 sekolah di Kota Tange­rang telah melaporkan me­nerapkan PJJ. Pasca musibah banjir yang melanda beberapa kecamatan di wilayah Kota Tangerang, aktivitas belajar mengajar secara tatap muka belum memungkinkan dila­kukan.

“Dampak musibah banjir di beberapa kecamatan me­nye­babkan setidaknya ada 37 sekolah yang terdendam. Sehingga tidak bisa dilakukan KBM (Kegiatan Belajar Me­ngajar) seperti biasa, salah satu kendalanya akses menuju sekolah terhambat,” kata Wah­yudi.

Dia menuturkan, Pemkot Tangerang mengambil langkah ini sebagai bentuk antisipasi dan upaya menjaga keselama­tan peserta didik, tenaga pen­didik, serta seluruh warga se­kolah.

“Kebijakan PJJ diberlakukan sementara untuk wilayah ter­dampak hingga kondisi dan situasi dinyatakan kembali kondusif,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Da­erah (BPBD) Kota Tange­rang, Mahdiar mengung­kap­kan, Pemkot Tangerang masih menerapkan status waspada cuaca ekstrem sesuai peri­ngatan dari BMKG.  

”Informasi dari BMKG peri­nga­tan waspada cuaca eks­trem. Maka itu, kita tetap kon­­disi waspada,” kata Mah­diar.

Dia mengimbau, masyarakat untuk tetap selalu mewaspadai bencana cuaca ekstrem seperti banjir dan lainnya dalam men­jaga keselamatan. Bagi masyarakat yang membu­tuh­kan bantuan, maka bisa meng­hubungi layanan Emergency Call Center 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144 agar dapat segera ditindaklanjuti. 

”Kami sudah siagakan petu­gas selama 24 jam dengan sistem bergantian. Kita me­ngutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat sesuai instruksi langsung Wali Kota Sachrudin,” kata Mahdiar. (ziz)

Kategori :