Dewan Minta Pemkot Tanggap Kasus DBD

Rabu 07-01-2026,22:02 WIB
Reporter : Abdul Aziz Muslim
Editor : Endang Sahroni

Menurut Bahrul, adanya be­berapa warga di wilayahnya terjangkit penyakit DBD dinilai cukup mengkhawatirkan. Se­bab, sejak bulan Desember 2025 musim hujan dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi cuaca yang ekstrem tersebut seha­rusnya dilakukan antisipasi dengan kegiatan kerja bakti dan pembersihan lingkungan secara rutin untuk mencegah munculnya genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk DBD.

“Dalam kondisi musim hujan seperti ini, kerja bakti dan pembersihan lingkungan itu sangat penting. Itu langkah dasar untuk memutus rantai penyebaran DBD. Tapi fakta­nya, tidak ada sama sekali kegiatan pencegahan yang dijalankan oleh RT dan RW,” beber Bahrul.

Bahrul menilai, absennya upaya pencegahan tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kasus DBD di lingkungan warga. Beberapa korban bahkan harus men­jalani perawatan intensif di rumah sakit akibat kondisi yang cukup serius.

Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, lanjut Bah­rul, pemuda setempat akhirnya mengambil inisiatif untuk ber­gerak. Dia bersama rekan-rekan pemuda mela­kukan komunikasi dan me­nyampaikan laporan langsung kepada pihak kelu­rahan pada Senin, 5 Januari 2026, agar persoalan tersebut segera di­tindaklanjuti.

“Kami sebagai pemuda tidak bisa diam. Kemarin kami lang­sung melapor ke lurah dan jajarannya supaya masa­lah ini bisa segera ditangani dan dikoordinasikan sampai ke RT dan RW,” pungkasnya. (ziz)

Kategori :