Kasemen akan Dijadikan Kawasan Industri

Minggu 24-08-2025,21:31 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Andi Suhandi

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kecamatan Kase­men, Kota Serang, diproyek­sikan menjadi pusat kawasan industri baru. Lahan seluas 100 hektare di Kelurahan Sa­­wah Luhur saat ini mulai ditata untuk mendukung rencana tersebut, dengan pengerjaan awal berupa cut and fill atau pengurugan tanah.

Proyek pengembangan ka­wasan industri itu dikelola oleh PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI). Nantinya, lahan akan dibagi dalam bentuk kavling industri dengan konsep serupa kawasan industri Cikande Modern.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun, mengatakan investasi ini men­jadi salah satu yang terbesar di Kota Serang tahun ini. Se­luruh perizinan, lanjutnya, diterbitkan langsung oleh pe­merintah pusat karena pro­yek tersebut termasuk kategori Penanaman Modal Asing (PMA).

"Itu punya PT JDI, jadi me­ngelola kawasan industri, ada 100 sekian hektare, untuk di­buat semacam kawasan in­dustri yang nantinya di kavling-kavling dan dijual, sama seperti kawasan modern Cikande kurang lebih," katanya.

Ritadi menambahkan, kav­ling industri yang ditawarkan nantinya telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan pendingin udara.

"Nanti mereka menjual per­untukkannya, tapi sudah di­fa­silitasi listrik, dan AC. Intinya mereka itu jual kawasan dulu, baru nanti siapa yang akan membeli dan investasi di sana," ucapnya.

Selain itu, seluruh dokumen perizinan mulai dari kelompok kerja penanaman modal asing (KLPI PMA), kesesuaian ke­­giat­an pemanfaatan ruang (KKPR), hingga nomor izin berusaha (NIB) telah diter­bitkan oleh pemerintah pusat.

"Jadi nanti izin dasarnya di sini sudah diterbitkan oleh mereka. Nanti tinggal me­­ngurus perizinan lainnya, mi­sal PBB dan lainnya. Tapi izin dasar dan pokoknya su­dah," ujarnya.

Ritadi memastikan, pemba­ngunan kawasan industri di Kasemen telah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Serang.

"Iya betul, sesuai RTRW. Jadi nanti mereka (PT JDI) akan menjual kawasan spesifikasi industri, apakah nanti pe­ngolahan ikan, dan industri menengah atas lainnya. Mu­dah-mudahan nanti diikuti investor lainnya," pungkasnya.

Wali Kota Serang, Budi Rus­tandi, menyambut positif ke­hadiran kawasan industri di Kecamatan Kasemen. Me­nurutnya, investasi ini ber­potensi besar menyerap tena­­­ga kerja dan menekan angka pengangguran di Kota Serang.

“Nah, butuh dorongan dan dukungan dari masyarakat agar investasi ini banyak masuk ke Kota Serang. Ini kan kita lagi berjuang nih. Agar banyak investasi masuk ke daerah, agar lapangan pekerjaan juga banyak. Ya kan pengangguran kita juga tinggi angkanya. Tentunya saya sebagai Walikota harus bisa memikirkan dan memberikan mereka lapangan pekerjaan yang banyak info lokernya,” ujar Budi, Minggu (24/8).

Ia optimistis kawasan indus­tri tersebut mampu membuka puluhan ribu lapangan kerja baru dan sekaligus men­u­runkan angka kemiskinan.

“Nah, kalau itu ada misalkan kawasan industri dan lain-lain, tentunya kan penyerapan­­­nya luar biasa nanti. Ini bisa mengurangi angka pengang­­­guran dan juga akan berdam­­pak kepada angka kemiskinan yang turun drastis itu loh,” ucapnya.

Budi juga meminta masya­rakat untuk tidak terpengaruh isu-isu negatif terkait proyek ini, karena menurutnya kawas­an industri akan membawa perubahan besar bagi Kota Serang.

Kategori :