TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kecamatan Kasemen, Kota Serang, diproyeksikan menjadi pusat kawasan industri baru. Lahan seluas 100 hektare di Kelurahan Sawah Luhur saat ini mulai ditata untuk mendukung rencana tersebut, dengan pengerjaan awal berupa cut and fill atau pengurugan tanah.
Proyek pengembangan kawasan industri itu dikelola oleh PT Jaya Dinasty Indonesia (JDI). Nantinya, lahan akan dibagi dalam bentuk kavling industri dengan konsep serupa kawasan industri Cikande Modern.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang, Ritadi B Muhsinun, mengatakan investasi ini menjadi salah satu yang terbesar di Kota Serang tahun ini. Seluruh perizinan, lanjutnya, diterbitkan langsung oleh pemerintah pusat karena proyek tersebut termasuk kategori Penanaman Modal Asing (PMA).
"Itu punya PT JDI, jadi mengelola kawasan industri, ada 100 sekian hektare, untuk dibuat semacam kawasan industri yang nantinya di kavling-kavling dan dijual, sama seperti kawasan modern Cikande kurang lebih," katanya.
Ritadi menambahkan, kavling industri yang ditawarkan nantinya telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan pendingin udara.
"Nanti mereka menjual peruntukkannya, tapi sudah difasilitasi listrik, dan AC. Intinya mereka itu jual kawasan dulu, baru nanti siapa yang akan membeli dan investasi di sana," ucapnya.
Selain itu, seluruh dokumen perizinan mulai dari kelompok kerja penanaman modal asing (KLPI PMA), kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), hingga nomor izin berusaha (NIB) telah diterbitkan oleh pemerintah pusat.
"Jadi nanti izin dasarnya di sini sudah diterbitkan oleh mereka. Nanti tinggal mengurus perizinan lainnya, misal PBB dan lainnya. Tapi izin dasar dan pokoknya sudah," ujarnya.
Ritadi memastikan, pembangunan kawasan industri di Kasemen telah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Serang.
"Iya betul, sesuai RTRW. Jadi nanti mereka (PT JDI) akan menjual kawasan spesifikasi industri, apakah nanti pengolahan ikan, dan industri menengah atas lainnya. Mudah-mudahan nanti diikuti investor lainnya," pungkasnya.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambut positif kehadiran kawasan industri di Kecamatan Kasemen. Menurutnya, investasi ini berpotensi besar menyerap tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di Kota Serang.
“Nah, butuh dorongan dan dukungan dari masyarakat agar investasi ini banyak masuk ke Kota Serang. Ini kan kita lagi berjuang nih. Agar banyak investasi masuk ke daerah, agar lapangan pekerjaan juga banyak. Ya kan pengangguran kita juga tinggi angkanya. Tentunya saya sebagai Walikota harus bisa memikirkan dan memberikan mereka lapangan pekerjaan yang banyak info lokernya,” ujar Budi, Minggu (24/8).
Ia optimistis kawasan industri tersebut mampu membuka puluhan ribu lapangan kerja baru dan sekaligus menurunkan angka kemiskinan.
“Nah, kalau itu ada misalkan kawasan industri dan lain-lain, tentunya kan penyerapannya luar biasa nanti. Ini bisa mengurangi angka pengangguran dan juga akan berdampak kepada angka kemiskinan yang turun drastis itu loh,” ucapnya.
Budi juga meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh isu-isu negatif terkait proyek ini, karena menurutnya kawasan industri akan membawa perubahan besar bagi Kota Serang.