TangerangEkspres.co.id - Korban Surat Perintah Kerja (SPK) bodong DPRD Lebak Yemelia, akhirnya melaporkan pegawai sekretarian DPRD ke Polres Lebak. Pasalnya, Mida Gustiawan pelaku utama dalam penipuan SPK bodong tidak ada itikad baik. Sehingga kasus SPK Bodong yang dikeluarkan Sekretariat DPRD Lebak yang diduga melibatkan beberapa pegawai setempat dilaporkan. Yemelia, mantan Pejabat Provinsi Banten ini mengatakan, dalam kasus SPK bodong yang menimpanya ini, sebetulnya bisa selesai secara kekeluargaan jika pihak pelaku juga pejabat Sekretariat dewan ada niat baik untuk menyelesaikannya. "Saya sudah menunggu itikad baik mereka pelaku dan pejabat sekretarian dewan Lebak, namun mereka tidak ada itikad untuk menyelesaikan secara baik-baik. Sehingga kami mengambil langkah untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," kata Yemelia, kepada Tangerang Ekspres, Minggu (19/2). Menurut dia, dalam laporan polisi pertanggal 10 Pebruari 2023 lalu, yang dilaporkan dan disomasi pelaku utama yakni Mida Gustiawan serta Kabag Persidangan Haerudin. "Kenapa Kabag Persidangan saya ikut somasi, karena Mida pelaku utama penipuan SPK bodong ini menyebutkan juga dapat tekanan dari atasannya tersebut," ujarnya. Dalam laporannya, pelaku dengan jelas bahkan dengan sadar telah mengakui melakukan tindak pidana penipuan serta penggelapan sesuai yang dimaksud dalam pasal 378 dan pasal 372 KUH Pidana. "Saya mengalami kerugian uang dalam SPK bodong DPRD Lebak ini sekitar Rp 302.500.000," tuturnya. Yemelia juga menyayangkan, pejabat Setwan DPRD Lebak sepertinya tidak mau tahu atas kasus ini. Sebab, janji akan mempertemukan pelaku dengannya sampai saat tidak pernah dilakukan. Padahal, sudah jelas pelaku Mida Gustiawan, sampai saat ini statusnya masih staf di Setwan DPRD Lebak. "Kami harap, polisi segera memproses laporan yang sudah saya buat dan memanggil pihak-pihak yang terkait penipuan SPK bodong di DPRD Lebak ini," ungkap Yemelia. Sebelumnya diberitakan, Yemelia yang merupakan Mantan Bakal Calon (Balon) Wakil Gubernur Banten mengaku menjadi korban tipu SPK Bodong di Sekretariat DPRD Lebak. Bahkan, mantan pejabat Banten tersebut sudah menyetorkan uang hingga ratusan juta kepada Mida Agustiawan yang merupakan pegawai di Sekretariat DPRD Lebak.(*) Reporter : Ahmad Fadilah
Kasus SPK Bodong DPRD Lebak Dilaporkan Ke Polres
Minggu 19-02-2023,14:15 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,21:53 WIB
Polemik Perluasan TPA Jatiwaringin, Penentuan Harga akan Dilakukan Adil dan Transparan
Selasa 04-08-2026,21:46 WIB
27 SPPG di Banten Diberhentikan Sementara
Selasa 04-08-2026,20:54 WIB
Debit Cisadane Turun, Air PDAM Aman
Selasa 04-08-2026,21:09 WIB
Perkuat Sarpras, Pemkot Tangerang Serahkan 16 Unit Motor ke BPBD
Selasa 04-08-2026,20:46 WIB
Disperindag Kota Tangsel Petakan Wilayah Prioritas OPM
Terkini
Rabu 05-08-2026,11:17 WIB
Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026, Dukung Kolaborasi Industri Jasa Keuangan
Rabu 05-08-2026,10:33 WIB
Bangga! SMPN 25 Kota Tangerang Sabet Juara 2 Porseni Basket Bocil 2026
Selasa 04-08-2026,21:59 WIB
Kecelakaan di Tol Cipali, Anggota DPRD Tangsel Meninggal Usai Kungker
Selasa 04-08-2026,21:53 WIB
Polemik Perluasan TPA Jatiwaringin, Penentuan Harga akan Dilakukan Adil dan Transparan
Selasa 04-08-2026,21:51 WIB