TANGERANG - Batu penggilingan tebu zaman kolonial Belanda ditemukan di bantaran Sungai Cisadane. Penemuan ini berawal dari informasi masyarakat kemudian ditelusuri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. "Dari laporan tersebut, kita lakukan penelitian. Batu tersebut diperkirakan di era tahun 1.500 sampai tahun 1.800. Dulunya daerah sini banyak pabrik gula yang dikerjakan orang pribumi,"ujar Kepala Bidang Budaya Sumangku Getar, saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi penemuan batu, Selasa ( 21/7). Ia mengatakan, penemuan batu penggilingan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa ada batu besar di anak kali dan juga di pinggir Sungai Cisadane tepatnya depan Kantor Disbudpar Kota Tangerang. Sumangku menambahkan, batu penggilingan tersebut juga berkaitan dengan batu yang ditemukan di pinggir kali Mokervat. Ini membuktikan bahwa sejarah Tangerang sangat jelas dengan keberadaan benda-benda sejarah yang saat ini terus gencar dibuktikan keberadaanya oleh Disbupar. Sebelum menemukan batu penggilingan tebu, Disbudpar juga menemukan makam tua deretan dengan Kantor PDAM Kota Tangerang. Makam tersebut adalah Syekh Muhamad Idris. Dia adalah pendakwah atau alim ulama dari kerajaan Banten yang singgah di Sewan untuk menyebarkan ajaran Islam bersama 12 pengawalnya. Ia mengungkapkan, Disbudpar akan terus menggali benda sejarah Tangerang. Karena Tangerang wilayah yang sangat seksi di tanah Jawa. Belanda dan China banyak datang ke Tangerang, bahkan peninggalan sejarah pejuang pribumi juga banyak ditemukan. "Intruksi pimpinan bahwa berkaitan dengan sejarah Kota Tangerang harus dikupas, karena nantinya akan dibuatkan sebuah museum yang akan memperlihatkan kejayaan Kota Tangerang pada jaman dahulu sebelum adanya Kota Tangerang,"ungkapnya. Sumangku berharap, masyarakat juga bisa ikut andil dalam menjaga serta melestarikan budaya yang ada di Kota Tangerang. Karena itu penting bekal bagi anak penerus bangsa bahwa Indonesia khususnya Tangerang ini mempunyai peran besar dan saksi dalam kemerdekaan Indonesia. "Mari bersama kita menjaga dan melestraikan sejarah dan budaya yang ada di Kota Tangerang. Ini harta yang sangat luar biasa dibanding harta karun manapun karena akan ada terus ada dan akan terus di kenang,"tutupnya. (ran)
Penggilingan Tebu Zaman Belanda Ditemukan
Rabu 22-07-2020,03:25 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 19-05-2026,22:32 WIB
Bantuan Alat Kerja Tingkatkan Kemandirian Ekonomi
Selasa 19-05-2026,18:23 WIB
SDN Kutabumi IV: Pelaksanaan Ujian Sekolah Berjalan Lancar
Selasa 19-05-2026,22:27 WIB
Cegah Protes Warga, DLHK Keluarkan Tarif Retribusi Sampah
Selasa 19-05-2026,21:22 WIB
Jadi Tempat Perayaan Juara Persib, Persita vs Persis Tanpa Penonton
Selasa 19-05-2026,20:57 WIB
DPRD Minta Karaoke di Hotel Aston Disetop
Terkini
Selasa 19-05-2026,22:34 WIB
Warga Kosambi dan Teluknaga Dukung Pemberantasan Narkoba
Selasa 19-05-2026,22:32 WIB
Bantuan Alat Kerja Tingkatkan Kemandirian Ekonomi
Selasa 19-05-2026,22:29 WIB
Kawasan Kali Cipangodokan akan Dibangun Taman
Selasa 19-05-2026,22:27 WIB
Cegah Protes Warga, DLHK Keluarkan Tarif Retribusi Sampah
Selasa 19-05-2026,22:21 WIB