diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

SDN Lemo III Teluknaga Libatkan Orang Tua, Matangkan Persiapan TKA

SDN Lemo III Teluknaga Libatkan Orang Tua, Matangkan Persiapan TKA

RAPAT PERSIAPAN TKA: SDN Lemo III, gelar rapat pertemuan untuk mematangkan persiapan TKA yang akan di ikuti oleh siswa kelas 6 usia idul Fitri.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Lemo III, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, meng­gelar rapat bersama orang tua siswa kelas 6, guna mem­bahas persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilaksanakan usai Idul Fitri. 

Rapat tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan dihadiri oleh seluruh orang tua atau wali murid kelas 6. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memastikan kesiapan siswa menghadapi TKA yang men­jadi salah satu penentu kelu­lusan. 

Dalam rapat tersebut, pihak sekolah memaparkan secara rinci mengenai teknis pelak­sanaan TKA, mata pela­jaran yang diujikan, hingga strategi belajar yang dapat dilakukan siswa selama masa libur se­kolah.

Kepala SDN Lemo III Muha­mad Candra menegaskan, pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi siswa meng­hadapi TKA. Sinergi antara sekolah dan orang tua, diha­rapkan bisa membantu ko­munikasi yang baik dan juga mencegah adanya kesalah­pahaman.

“Kami sengaja mengundang seluruh orang tua siswa kelas 6 agar informasi terkait TKA ini tersampaikan secara utuh dan tidak ada kesalah­pa­ham­an. TKA ini bukan hanya sekadar ujian biasa, tetapi menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kelulusan siswa,” ujar Muha­mad Candra kepada Tange­rang Ekspres, Kamis (26/2).

Ia menjelaskan, sekolah te­lah menyiapkan berbagai langkah untuk membantu siswa lebih siap secara aka­demik maupun mental. Na­mun demikian, dukungan dari orang tua di rumah tetap menjadi faktor yang sangat menentukan.

“Kami di sekolah tentu akan memaksimalkan pembe­lajar­an, memberikan penguatan materi, serta latihan soal. Te­tapi waktu siswa lebih ba­nyak di rumah, apalagi men­jelang dan selama libur Idul Fitri. Di sinilah peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengingatkan anak belajar secara rutin,” katanya.

Menurutnya, masa libur sekolah bukan berarti siswa sepenuhnya lepas dari tang­gung jawab belajar. Ia ber­harap orang tua dapat meng­atur waktu anak agar tetap seimbang antara beristirahat, bersilaturahmi, dan meng­ulang pelajaran.

“Kami tidak ingin anak-anak merasa terbebani, tetapi kami juga berharap mereka tidak melupakan tanggung jawab­nya. Cukup luangkan waktu satu hingga dua jam sehari untuk mengulang materi. De­ngan begitu, saat TKA di­gelar usai Idul Fitri, mereka sudah lebih siap dan percaya diri,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, pihak sekolah juga memaparkan jadwal pelaksanaan TKA, tata tertib ujian, serta hal-hal tek­nis yang perlu diperhatikan siswa. orang tua diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan perta­nyaan terkait pelaksanaan ujian.

“Kami ingin membangun komunikasi yang transparan. Jika ada kendala belajar di rumah, orang tua bisa menyampaikan kepada wali kelas. Kita carikan solusi bersama. Tujuan kita sama, yaitu memastikan anak-anak kita lulus dengan hasil yang maksimal,” tutupnya.(ran)

Sumber: