JAKARTA-Tudingan politikus PDIP Arief Wibowo bahwa pengangkatan CPNS dari guru garis depan (GGD), bidan PTT, dokter PTT, dan penyuluh pertanian cacat hukum dibantah KemenPAN-RB.
Menurut Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Herman Suryatman, pengangkatan CPNS tersebut sudah sesuai mekanisme undang-undang. "Nggak cacat demi hukum lah. Kan ada aturan, bila PP dari UU ASN belum diterbitkan, bisa menggunakan PP sebelumnya selama tidak bertentangan dengan UU ASN," kata Herman kepada JPNN, Kamis (23/3). Dia menyebutkan, dasar pengangkatan CPNS dari bidan, guru, dan penyuluh menggunakan PP 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan PNS jo PP 78/2013. Selama tidak bertentangan dengan UU ASN, PP lama masih berlaku. "Jadi salah bila disebut cacat hukum. Peraturan pelaksana sebelumnya, selama tidak bertentangan dengan UU ASN, masih berlaku. Atas dasar itulah MenPAN-RB menetapkan formasi bagi guru, bidan, dan penyuluh," tandasnya. Sebelumnya Arief yang juga wakil ketua Fraksi PDIP dan ketua Panja Revisi UU ASN menyatakan, pemerintah sudah melanggar hukum. Lantaran menggunakan PP yang undang-undangnya (UU 43/1999) sudah dicabut dan digantikan UU 5/2014 tentang ASN. Dengan demikian, pengangkatan PNS tersebut dinilai tidak sah. (esy/jpnn)Angkat Bidan PTT dan GGD jadi CPNS, Bantah Langgar UU
Kamis 23-03-2017,15:56 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,18:05 WIB
SDN Jurumudi 4 Bentuk Karakter Siswa Sejak Hari Pertama
Kamis 16-07-2026,18:03 WIB
MPLS SMPN 2 Sepatan Jadi Titik Awal Pembentukan Karakter Siswa Baru, Junjung Tinggi Budaya dan Etika
Kamis 16-07-2026,18:06 WIB
SMPN 1 Sukadiri: MPLS Ramah Bangun Rasa Memiliki Sekolah
Kamis 16-07-2026,19:21 WIB
Realisasi Retribusi Daerah Mencapai Rp98,5 Miliar
Kamis 16-07-2026,20:25 WIB
PBB Bantu Latih Fasilitator Pencegahan Kekerasan
Terkini
Kamis 16-07-2026,22:00 WIB
Lisdes Gratis Siap Masuk Desa Cirumpak
Kamis 16-07-2026,21:58 WIB
Camat Janji Segera Lakukan Bedah Rumah
Kamis 16-07-2026,21:56 WIB
Training Center Paskibra 2026 Dimulai
Kamis 16-07-2026,21:54 WIB
Pemdes Gencarkan Normalisasi Saluran Air
Kamis 16-07-2026,21:38 WIB