Pemdes Gencarkan Normalisasi Saluran Air
NORMALISASI: Pemdes Rawa Kidang bersama masyarakat melakukan normalisasi saluran air di lingkungan untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. -Randy Yasetiawan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SUKADIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, terus menggencarkan normalisasi saluran air di sejumlah titik lingkungan sebagai upaya mencegah terjadinya genangan saat musim hujan sekaligus mengantisipasi munculnya penyakit yang disebabkan oleh penumpukan sampah.
Kegiatan normalisasi dilakukan dengan mengangkat sampah dan endapan yang selama ini menyumbat aliran air. Sebagian besar sampah yang ditemukan merupakan sampah rumah tangga yang dibuang langsung ke saluran sehingga menghambat fungsi drainase.
Kepala Desa Rawa Kidang, Soleh Fikri, mengatakan normalisasi saluran air menjadi kegiatan rutin yang terus dilakukan pemerintah desa karena kondisi saluran di beberapa lokasi sudah dipenuhi tumpukan sampah.
"Normalisasi ini bukan sekadar membersihkan saluran air, tetapi merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari potensi banjir maupun berbagai penyakit yang dapat muncul akibat lingkungan yang kotor. Kami ingin memastikan saluran air dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga ketika hujan turun air dapat mengalir dengan lancar," ujar Soleh Fikri kepada TANGERANGEKSPRES.ID, Kamis (16/7).
Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Padahal, pemerintah desa telah berulang kali mengingatkan agar sampah dibuang pada tempat yang telah disediakan.
"Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak lagi menjadikan saluran air sebagai tempat pembuangan sampah. Sampah rumah tangga seharusnya dibuang di tempat penampungan yang tersedia atau di tempat yang telah dibuat oleh warga, karena nantinya akan diangkut oleh petugas kebersihan. Jangan sampai karena kebiasaan membuang sampah sembarangan, akhirnya masyarakat sendiri yang merasakan dampaknya," katanya.
Soleh menegaskan, apabila kebiasaan membuang sampah ke saluran air terus dilakukan, maka persoalan banjir akan sulit diatasi.
"Ketika hujan deras turun dan saluran air dipenuhi sampah, air tentu tidak bisa mengalir. Akibatnya terjadi genangan bahkan banjir di lingkungan permukiman. Kondisi seperti ini sebenarnya bisa dicegah apabila seluruh masyarakat memiliki kepedulian untuk menjaga kebersihan lingkungan," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Karena memang, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab perorangan, tetapi seluruh elemen masyarakat bisa menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah desa, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan bebas dari banjir maupun penyakit. Mari kita bersama-sama menjaga Desa Rawa Kidang agar tetap bersih dan asri," tutupnya. (ran)
Sumber:

