Gubernur Janjikan Bansos Naik di 2027
Gubernur Banten Andra Soni, menyalurkan bansos kepada warga Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin (2/11).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengaku akan menaikkan Bantuan Jaminan Sosial (Bansos) Keluarga Provinsi Banten pada tahun depan. Langkah ini sebagai komitmen Pemprov dalam memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan di wilayahnya.
Hal itu diungkapkan usai menyalurkan bansos kepada warga Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin (2/11).
”Tahun ini kami baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Semoga tahun depan bisa dimaksimalkan,” katanya.
Diketahui pada 2026, Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran Rp8,15 miliar untuk 16.311 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Setiap keluarga memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp500.000. Adapun penyaluran bantuan perlindungan sosial ini merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Andra menjelaskan, bantuan perlindungan sosial ini merupakan penyaluran tahap pertama dari Pemprov Banten. Prosesnya didampingi langsung oleh Pemkab Tangerang guna memastikan penyaluran berjalan sesuai perencanaan.
Adapun bantuan ditransfer langsung melalui Bank Banten ke rekening masing-masing KPM guna menjaga transparansi dan akuntabilitas. Andra mengingatkan bahwa dana tersebut adalah hak penuh masyarakat sehingga tidak boleh ada pungutan liar.
”Tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun, oleh siapa pun, dan dengan alasan apa pun. Apabila ada pihak yang meminta potongan atau imbalan, segera laporkan kepada petugas Dinas Sosial atau aparat setempat,” ungkapnya.
Andra berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini turut disinergikan dengan bantuan serupa yang disediakan oleh pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat.
Upaya pengentasan kemiskinan di Banten tidak hanya bergantung pada bantuan tunai. Pemprov Banten juga melakukan intervensi lintas sektor, seperti penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah berupa beras dan ayam beku, program sekolah gratis bagi siswa swasta, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga penyediaan sarana air bersih.
Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mewakili warganya menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Pemprov Banten. Selain bantuan infrastruktur jalan, sebanyak 2.200 warga kurang mampu di wilayahnya menerima manfaat dari bansos tersebut.
”Pemkab Tangerang juga turut menyalurkan bantuan sosial untuk 4.000 warga. Bapak dan Ibu harus selalu menjaga kesehatan dan bahagia,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Lukman menyebutkan bahwa Pemprov Banten menyalurkan lima jenis bantuan sosial. Kelimanya meliputi bantuan jaminan sosial keluarga, bantuan usaha ekonomi produktif, bantuan sosial disabilitas, bantuan sosial anak telantar, serta bantuan sosial lansia.
”Mudah-mudahan apa yang menjadi program Pemprov Banten terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya. (mam/tnt)
Sumber:
