Keselamatan Transportasi Harus Jadi Prioritas Utama
Sejumlah warga mengikuti donor darah yang diselenggarakan oleh Dishub Banten, di Terminal Tipe A, Pakupatan, Kota Serang, Rabu (16/9). (DISHUB BANTEN FOR TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemprov Banten menggelar Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Banten, di Kota Cilegon, Kamis (17/9).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni bertindak sebagai inspektur upacara, sekaligus membacakan amanat Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.
Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat insiden kecelakaan transportasi. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan dalam transportasi tidak boleh dipandang sekadar rutinitas administratif.
"Peristiwa-peristiwa itu mengingatkan kita pada satu hal yang sangat mendasar dalam transportasi, keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral, bahkan harga diri insan perhubungan," tegas Menhub dalam amanat yang dibacakan Andra Soni.
Ia menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara keselamatan dan kesinambungan konektivitas di tengah dinamika lapangan yang kian kompleks. Petugas di lapangan diminta berani menghentikan operasional jika kondisi tidak aman, namun wajib bergerak cepat menyediakan solusi alternatif agar mobilitas warga maupun pasokan logistik tetap berjalan lancar.
Sektor transportasi dinilai memegang peranan krusial dalam menyatukan Indonesia mulai dari mempertemukan keluarga, membuka lapangan kerja, menyalurkan pasokan pangan, hingga menghadirkan kehadiran negara di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan konektivitas antara pusat-pusat produksi dan kawasan permukiman. Konektivitas yang terintegrasi diyakini efektif memangkas biaya angkut dan logistik nasional sekaligus mendorong pemerataan ekonomi.
Kendati demikian, Menhub mengingatkan bahwa modernisasi fasilitas dan kecanggihan teknologi tetap bergantung pada faktor manusia.
"Secanggih apa pun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetap manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, dan infrastruktur terbaik pada akhirnya berpulang kepada integritas kita," ujarnya.
Untuk itu, Kemenhub terus mendorong implementasi 5 Citra Manusia Perhubungan agar tidak sekadar dihafalkan, melainkan tercermin dalam sikap kerja sehari-hari. Mulai dari tanggap terhadap kebutuhan publik, tangguh menghadapi tantangan, serta bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan keamanan transportasi.
Menghadapi tantangan transportasi ke depan, insan perhubungan diinstruksikan untuk fokus pada tiga prioritas utama. Pertama menjaga layanan perintis sekaligus memperkuat angkutan massal perkotaan. Kedua, membangun integrasi antarmoda serta membenahi sistem logistik nasional secara berkelanjutan.
"Ketiga memanfaatkannya transformasi digital guna memperketat pengawasan, meningkatkan kepatuhan, serta menjamin perjalanan yang aman," tuturnya.
Menhub juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas teknis yang bekerja di balik layar mulai dari pemeriksa landasan penerbangan, pengawas lalu lintas pelayaran, petugas persinyalan kereta api, hingga pengatur navigasi lalu lintas.
Sebagai langkah konkret memperkuat komitmen keselamatan, Kemenhub resmi mencanangkan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Momentum ini diharapkan menjadi pemantik budaya keselamatan yang kokoh dan berkelanjutan di seluruh lini transportasi Indonesia sepanjang tahun.
Sumber:
